Eris Sugiyanto mengatakan dirinya merupakan alumni Akademi Pemasyarakatan angkatan ke-35. Sebelum dipercaya memimpin Lapas Kelas IIA Kuningan, ia pernah bertugas di Lapas Narkotika Jakarta, Lapas Salemba, Lapas Cilegon, Lapas Bitung, Lapas Rokan, Lapas Cirebon, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, hingga Lapas Kuningan.
Eris menyatakan siap melanjutkan berbagai program yang telah berjalan sekaligus menyelesaikan rencana yang belum tuntas.
Ia meminta dukungan jajaran Forkopimda dan seluruh stakeholder Kabupaten Kuningan untuk bersama-sama memperkuat pelaksanaan tugas pemasyarakatan.
Baca Juga:Setelah ASN, BNN Siap Periksa 50 Anggota DPRD Kuningan Dukungan dari Provinsi Berkurang, Anggaran JKN Terancam Defisit, Dinkes Perketat Verifikasi Peserta PBI
“Kita tidak bisa berdiri sendiri. Kita membutuhkan stakeholder yang bisa membantu lini per lini demi kebaikan dan menjadikan Lapas Kuningan menjadi peran yang penting dalam setiap program Pemerintah Kabupaten Kuningan,” ungkap Eris.
Ia juga berkomitmen mempertahankan budaya kerja yang telah dibangun, terutama dalam hal integritas dan pelaksanaan tugas.
Wakil Bupati Kuningan Tuti Andriani menyampaikan permohonan maaf Bupati Kuningan Dr H Dian Rachmat Yanuar MSi, yang tidak dapat hadir karena sedang menjalankan tugas di Jakarta.
Tuti membacakan sambutan Bupati Dian yang berisi apresiasi terhadap pengabdian Sukarno Ali selama bertugas di Kuningan.
“Atas nama pribadi, Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan, dan seluruh masyarakat Kabupaten Kuningan menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Bapak Kalapas lama Kelas IIA Kuningan, Bapak Sukarno Ali, atas dedikasi, pengabdian, sinergi, dan kerja sama yang telah diberikan selama menjalankan tugas di Kabupaten Kuningan,” kata Tuti.
Bupati menilai tugas pemasyarakatan tidak hanya berkaitan dengan keamanan dan ketertiban, tetapi juga pembinaan manusia, pemulihan warga binaan, serta persiapan agar mereka dapat kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik.
Program ketahanan pangan di lingkungan Lapas Kelas IIA Kuningan turut mendapat apresiasi. Tanaman pangan, selada, hingga peternakan ayam hasil pembinaan disebut telah memberikan manfaat dan memiliki pasar tersendiri.
Baca Juga:Pemda Canangkan Bulan Dana PMI, Target Naik Jadi Rp900 JutaDi Balik Angka Stunting, Ada Mimpi Anak-anak Kuningan yang Harus Dijaga
Bupati juga mengapresiasi Dapur Sehat Selaras yang dinilai bersih dan tertata serta mampu menyediakan makanan bagi warga binaan.
Kepada Eris, Bupati Kuningan menyampaikan harapan agar capaian yang telah dirintis dapat diteruskan dan diperkuat.
