Perkuat Pembinaan dan Pelayanan Jamaah Haji, Jamaludin Malik Nakhodai PFK KBIHU Cirebon

SAMSUL HUDA/RADAR CIREBON
PENGUKUHAN: Ketua FK KBIHU Kabupaten Cirebon H Jamaludin Malik MA dikukuhkan sebagai ketua melalui mekanisme PAW masa bakti 2023-2028, kemarin.
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Perkumpulan Forum Komunikasi Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (PFK KBIHU) Kabupaten Cirebon memiliki nakhoda baru.

H Jamaludin Malik MA ditetapkan sebagai Ketua DPD PFK KBIHU Kabupaten Cirebon menggantikan H Heriyanto melalui mekanisme Penggantian Antar Waktu (PAW) periode 2023-2028.

Jamaludin Malik bersama kepengurusan baru pun resmi dikukuhkan di Pendopo Bupati Cirebon.

Baca Juga:Setelah ASN, BNN Siap Periksa 50 Anggota DPRD Kuningan Dukungan dari Provinsi Berkurang, Anggaran JKN Terancam Defisit, Dinkes Perketat Verifikasi Peserta PBI

Perlu diketahui, H Heriyanto wafat saat menunaikan ibadah haji tahun 2026. Maka, proses PAW dilakukan. Tujuannya, memastikan organisasi tetap berjalan sesuai dan perannya agar lebih optimal.

Ketua Forum KBIHU Kabupaten Cirebon, H Jamaludin Malik MA mengatakan, amanah tersebut merupakan tanggung jawab yang harus dijalankan bersama dengan seluruh pengurus dan anggota KBIHU.

“Secara kelembagaan saya diangkat dan kemudian dikukuhkan oleh DPW. Kami tentu berterima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam proses pengukuhan ini,” ujar Jamaludin Malik, usai pengukuhan di Pendopo Bupati, Jumat (21/8).

Ditegaskannya, FK KBIHU tidak hanya menjadi wadah komunikasi antar-KBIHU. Tapi, memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas pembinaan dan pelayanan kepada calon jamaah haji dan umrah.

Diungkapkannya, di Kabupaten Cirebon sendiri terdapat 31 KBIHU. Dari jumlah tersebut, sebanyak 22 KBIHU telah terakreditasi A.

KBIHU yang terakreditasi itu lantaran telah berulang kali memberangkatkan jamaah. Sementara sembilan KBIHU lainnya belum terakreditasi karena jumlah jamaah yang masih relatif sedikit, meski sudah terdaftar.

“Dalam satu rombongan, KBIHU dapat mendampingi sekitar 45 calon jamaah haji,” terangnya.

Baca Juga:Pemda Canangkan Bulan Dana PMI, Target Naik Jadi Rp900 JutaDi Balik Angka Stunting, Ada Mimpi Anak-anak Kuningan yang Harus Dijaga

Kedepan, kata Jamaludin, pihaknya akan memperkuat sejumlah fungsi organisasi, mulai dari peningkatan mutu pembinaan dan literasi manasik, membangun sinergi antarkelompok, hingga meningkatkan kompetensi para pembimbing melalui sertifikasi.

“Selain itu, kami juga berfungsi sebagai jembatan aspirasi pengelola KBIHU dalam menyampaikan berbagai persoalan dan masukan terkait regulasi maupun kebijakan penyelenggaraan haji kepada pemerintah,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Kemenhaj Kabupaten Cirebon, Mualim Tamim MAg mengatakan, KBIHU memiliki peran penting dalam membantu pemerintah dalam proses penyelenggaraan ibadah haji, mulai dari pemberangkatan hingga kepulangan jamaah.

“KBIHU sangat membantu sekali dalam proses pemberangkatan sampai pemulangan jamaah haji. Terbukti pada pelaksanaan haji 2026, semuanya sangat terorganisir dengan baik,” kata Mualim.

0 Komentar