Pelaksanaan kegiatan mendapat dukungan dari Pemerintah Desa Walahar. Kepala Desa Walahar, Sujana, bersama aparat desa, Risman, turut mendampingi kegiatan tersebut. Sementara layanan kesehatan ditangani tim medis dari Klinik Pratama, sehingga proses sunatan berlangsung dengan dukungan tenaga kesehatan yang memadai.
Bagi keluarga peserta, kegiatan tersebut memberikan manfaat bukan hanya sebuah layanan kesehatan. Kehadiran PNM membantu meringankan kebutuhan keluarga sekaligus mempererat hubungan antara perusahaan, nasabah, pemerintah desa, dan masyarakat. Pola seperti ini memperlihatkan bagaimana dana umat dapat dirancang dengan pendekatan yang dekat dengan kebutuhan penerima manfaat.
Kehadiran PNM melalui Mekaar sendiri memang tidak hanya berorientasi pada pembiayaan. PNM menempatkan pemberdayaan sebagai bagian penting dalam mendukung keluarga prasejahtera agar mampu mengembangkan usaha dan meningkatkan kualitas kehidupannya. PNM juga memiliki berbagai program BMM di bidang sosial, kesehatan, pangan, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat.
Baca Juga:Kejurkab PBSI Cirebon 2026 Sukses, PB Trisakti Raih Juara UmumPembakar Hutan Terancam Penjara Lebih dari Empat Tahun
Melalui sunatan massal di Walahar, PNM kembali menunjukkan pendekatan pemberdayaan yang menyentuh kehidupan masyarakat secara langsung. Dari mendukung usaha melalui Mekaar hingga menghadirkan program sosial dan lingkungan, PNM berupaya membangun hubungan jangka panjang dengan nasabah dan komunitas. Bagi 20 anak peserta dan keluarganya, kegiatan tersebut menjadi bentuk sederhana namun berarti dari kehadiran PNM di tengah masyarakat. (bud)
