RADARCIREBON.ID – Sebanyak 185 siswa SDN Bima Kota Cirebon mengikuti kegiatan Perkemahan Rabu-Kamis (Perbumis) di Bumi Perkemahan Prima Resort, Kabupaten Kuningan. Kegiatan tahunan yang diikuti siswa kelas IV, V, dan VI itu dimulai pada Rabu (2/9/2026) pagi. Para peserta berangkat dari SDN Bima menggunakan kendaraan elf menuju lokasi perkemahan.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembinaan kepramukaan sekaligus pendidikan karakter bagi para siswa. Selama dua hari, peserta mengikuti berbagai kegiatan, mulai dari upacara pembukaan, materi kepramukaan berupa pembuatan tandu dan pionering, permainan, lomba, api unggun, hingga pentas seni antarregu. Pada hari kedua, kegiatan dilanjutkan dengan shalat berjamaah, senam, dan penjelajahan alam.
Kepala SDN Bima Kota Cirebon, Dewi Pujiati, S.Pd, selaku Majelis Pembimbing Gugus Depan atau Mabigus, mengatakan Perbumis merupakan salah satu sarana untuk membentuk karakter peserta didik. Menurut dia, pendidikan tidak hanya berlangsung di dalam ruang kelas, tetapi juga melalui pengalaman langsung yang mengajarkan kemandirian, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kemampuan bekerja sama.
Baca Juga:Pramuka Kuningan Didorong Jadi Pelopor Pelestarian LingkunganKDM Tegaskan Perlindungan Gunung Ciremai Harga Mati dalam RTRW Kuningan
“Pramuka merupakan kegiatan ekstrakurikuler wajib yang memiliki nilai penting dalam pembentukan karakter siswa. Melalui kegiatan perkemahan ini, kami berharap anak-anak dapat belajar mandiri, disiplin, bertanggung jawab, serta mampu bekerja sama dengan teman-temannya,” kata Dewi.
Dalam amanatnya saat upacara pembukaan, Dewi Pujiati, menekankan bahwa perkemahan bukan sekadar kegiatan mendirikan tenda dan bermalam di alam terbuka. Perkemahan merupakan ruang belajar untuk membentuk keberanian, kemandirian, tanggung jawab, kepedulian, serta kemampuan bekerja sama. Menurut dia, peserta diharapkan tidak hanya mengejar prestasi selama kegiatan, tetapi juga memperoleh pengalaman dan membangun karakter.
Dewi juga mengingatkan para siswa agar menjadikan nilai-nilai Dasa Darma Pramuka sebagai sikap dalam kehidupan sehari-hari. Peserta diminta menjaga kebersihan dan keselamatan, membantu teman yang mengalami kesulitan, melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, serta menjaga nama baik gugus depan. Ia berharap seluruh siswa pulang dari perkemahan dengan pribadi yang lebih mandiri, berani, peduli, dan bertanggung jawab.
“Perkemahan ini adalah sekolah kehidupan. Anak-anak belajar bukan hanya dari buku, tetapi juga dari pengalaman. Beranilah mencoba, mandiri, bertanggung jawab, dan selalu berbuat baik,” ujar Dewi dalam amanatnya.
