“Tidak hanya menjelang Hari Jadi Kuningan saja, tapi bagaimana miara makam ini terus kita lakukan setiap mungkin sebulan sekali dengan perangkat daerah dan bersama masyarakat,” katanya.
Rangkaian keagamaan juga telah dilaksanakan pada 26 Agustus 2026 melalui Haul Syekh Maulana Akbar, Maulid Nabi Muhammad SAW, istigasah, doa bersama, dan tablig akbar. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ziarah ke 21 makam atau lokasi yang berkaitan dengan leluhur dan mantan bupati Kuningan.
Pada 31 Agustus 2026, rombongan melanjutkan ziarah ke Makam Sunan Gunung Jati di Cirebon. Sehari berikutnya, Rapat Paripurna Hari Jadi ke-528 Kuningan digelar di DPRD Kabupaten Kuningan dengan dihadiri Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
Baca Juga:Gerak Cepat Polisi dan Damkar Jinakkan Kebakaran Lahan di CigasongEnam Struktur Situs Gunung Ageung Majalengka Resmi Jadi Cagar Budaya
Di sisi hiburan, masyarakat juga telah menikmati Hiburan Rakyat Spektakuler di Pandapa Paramarta. Kegiatan tersebut tidak hanya ditujukan sebagai hiburan, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan pemerintah dengan masyarakat sekaligus menggerakkan perekonomian rakyat.
Setelah itu, rangkaian Hari Jadi berlanjut pada 3 September melalui khitanan massal di Rumah Sakit Umum Linggarjati.
Kemudian pada 5 September, masyarakat akan mengikuti Seba Saptuan dan Babarit yang dikolaborasikan dalam satu kegiatan di kawasan Pendopo dan Jalan Siliwangi.
Sehari berikutnya, giliran kegiatan olahraga Melesat Run yang akan digelar pada pagi hari. Panitia juga menyiapkan sejumlah hadiah untuk peserta.
Pemkab Kuningan turut menyiapkan Bupati Saba Lembur, sebuah agenda yang membawa pemerintah lebih dekat ke masyarakat desa. Kegiatan tersebut akan dimulai dari Kecamatan Subang dan dilanjutkan ke Kecamatan Mandirancan.
Selain bersilaturahmi, Bupati Saba Lembur akan menghadirkan pelayanan publik melalui Kuningan SIP serta hiburan bagi masyarakat.
Sebagai salah satu agenda penutup, Karnaval Budaya akan dikemas dengan konsep yang berbeda. Tahun ini, karnaval mengangkat tema kerajaan dan perjalanan sejarah Kuningan untuk menggambarkan berbagai fase perjalanan daerah hingga masa kini.
Baca Juga:Perwakilan Mahasiswa UM Cirebon Raih Kelompok Terbaik KKN MAS di MalangWarga Penyangga Gunung Ciremai Perkuat Pasukan Pencegah Karhutla, Dukung Program KDM Jaga Lingkungan
U Kusmana mengajak perangkat daerah, para camat, organisasi kemasyarakatan, serta masyarakat umum untuk turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
“Kita akan terlibat, seluruh SKPD, seluruh camat, organisasi kemasyarakatan, masyarakat barangkali mau ikut hadir untuk berkenan menjadi peserta karnaval budaya dipersilakan untuk menghubungi panitia Hari Jadi Kuningan,” kata U Kusmana.
