Aktivitas Kopdes di Klangenan Cirebon Belum Maksimal

KHOIRUL ANWARUDIN/RADAR CIREBON
MASIH TUTUP: Pembangunan gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Slangit Kecamatan Klangenan sudah rampung tetapi aktivitas operasional koperasi termasuk fasilitas kendaraan berukuran kecil belum lengkap, kemarin.
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Pembangunan gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Slangit, Kecamatan Klangenan, Kabupaten Cirebon, telah rampung.

Namun, sejumlah fasilitas penunjang operasional koperasi hingga kini belum lengkap.

Kuwu Desa Slangit, Apendi mengatakan, secara fisik bangunan gerai telah selesai dibangun. Selain itu, kendaraan operasional berupa truk juga telah diserahterimakan.

Sementara kendaraan berukuran kecil dan kendaraan roda tiga belum diterima pihak pengelola.

Baca Juga:IDI Perluas Akses Kesehatan, Dokter Spesialis Sambangi Subang Kuningan Capacity Building Perkuat Kompetensi Guru PAUD di Kuningan 

“Kalau untuk bangunan sudah jadi. Untuk mobil truk juga sudah serah terima. Tapi yang mobil kecil dan roda tiga belum datang,” kata Apendi.

Menurutnya, belum lengkapnya kendaraan operasional membuat sarana penunjang Gerai KDMP belum sepenuhnya tersedia. Namun, pihaknya belum mengetahui kapan seluruh kendaraan tersebut akan diterima.

Apendi menjelaskan, Pemerintah Desa Slangit tidak terlibat secara langsung dalam proses pembangunan maupun pengelolaan KDMP. Kewenangan pembangunan dan pengelolaan koperasi berada di luar pemerintah desa.

Meski demikian, pemerintah desa tetap memantau perkembangan KDMP karena fasilitas tersebut berada di wilayah Desa Slangit.

“Kita tetap memantau perkembangannya karena gerainya ada di wilayah Desa Slangit,” ujarnya.

Terkait kepengurusan, Apendi menyebut struktur pengurus KDMP masih menggunakan kepengurusan yang telah ditetapkan sejak Juni 2025.

Namun, aktivitas koperasi hingga kini belum berjalan maksimal. Kondisi tersebut terjadi karena belum adanya petunjuk lanjutan dari pemerintah pusat terkait operasional KDMP.

Baca Juga:Umrah Wadiah Menabung Bertahap Mulai Rp500 RibuPolres Kuningan Sita 62 Botol Miras dari Sejumlah Warung

“Masih pengurus yang lama. Kita juga belum tahu bagaimana operasionalnya, karena belum ada petunjuk lagi dari pemerintah pusat,” katanya.

Apendi berharap pemerintah pusat segera memberikan kejelasan mengenai mekanisme pengelolaan dan operasional KDMP. Dengan adanya petunjuk yang jelas, pemerintah desa dan masyarakat dapat mengetahui arah serta perkembangan program tersebut. (awr)

0 Komentar