RADARCIREBON.ID – Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2026 menjadi momentum bagi BPJS Ketenagakerjaan untuk memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan, memperluas perlindungan, serta memberdayakan pekerja dan keluarganya.
Komitmen tersebut diwujudkan Direktur Perencanaan Strategis dan Teknologi Informasi BPJS Ketenagakerjaan, Ihsanudin, saat mengunjungi Kantor Cabang Cirebon beberapa waktu lalu. Ia menyapa sekaligus memberikan pelayanan langsung kepada peserta yang tengah mengajukan klaim Jaminan Hari Tua (JHT).
Rangkaian kegiatan Harpelnas juga diisi dengan kunjungan ke RS Permata Cirebon. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan pelayanan dan perawatan bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan yang mengalami kecelakaan kerja berjalan optimal.
Baca Juga:Polresta Cirebon Terjunkan Water Canon Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak KekeringanKomisi I DPRD Cirebon Tegaskan Semua SKPD Berbasis Risiko Wajib Ikut Bimtek
“Harpelnas ini bukan sekadar momentum satu hari. Kami ingin terus proaktif melayani, memperluas perlindungan, sekaligus memastikan manfaat yang diterima peserta dapat memberikan dampak bagi kehidupan mereka dan keluarganya,” ujar Ihsanudin.
Menurutnya, tanggung jawab BPJS Ketenagakerjaan tidak berhenti setelah manfaat jaminan diberikan. Para penerima manfaat juga membutuhkan dukungan agar dapat kembali menjalani kehidupan dan membangun kemandirian ekonomi.
Melalui program Pemberdayaan Ekonomi dan Kemandirian (PEKA), penerima manfaat mendapatkan pelatihan dan pendampingan. Program tersebut diharapkan membantu keluarga peserta yang ditinggalkan untuk bangkit dan merintis usaha sebagai sumber penghidupan.
Semangat tersebut sejalan dengan konsep Value Beyond Protection yang terus didorong BPJS Ketenagakerjaan melalui prinsip Melayani, Melindungi, dan Memberdayakan (3M).
Melalui prinsip tersebut, BPJS Ketenagakerjaan berupaya memastikan peserta mendapatkan pelayanan terbaik, semakin banyak pekerja memperoleh perlindungan, serta peserta dan keluarganya memiliki kesempatan untuk kembali berdaya setelah menghadapi risiko sosial ekonomi.
Ihsanudin menegaskan, jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan bagian penting dalam mewujudkan kesejahteraan pekerja dan keluarganya.
“Kami akan terus hadir untuk memberikan pelayanan terbaik, memperluas perlindungan, serta bersama-sama dengan seluruh pihak mewujudkan pekerja dan keluarga Indonesia yang sejahtera,” tegasnya.
Baca Juga:Lulusan Siap Kerja hingga ke Luar Negeri, Berada di Zona Industri, Bupati Imron Bakal Adopsi Konsep Vokasi SMKIKM Terus Tumbuh, Disperindag Cirebon Perkuat Pembinaan agar Naik Kelas
Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asda II) Sekretariat Daerah Kabupaten Cirebon, Nanan Abdul Manan, mengapresiasi peran BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan perlindungan kepada pekerja, khususnya pekerja rentan.
“Saya menyaksikan sendiri program-program BPJS Ketenagakerjaan berhasil membantu, terutama para pekerja rentan di Kabupaten Cirebon. Saya sangat mengapresiasi. Ke depan, kami akan terus berupaya agar semakin banyak pekerja di Kabupaten Cirebon yang terlindungi,” pungkasnya. (apr/adv)
