RADARCIREBON.ID – Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Majalengka (Unma) 2026 tidak hanya menjadi ajang pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. Kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kreativitas dalam mengangkat potensi lokal melalui karya audiovisual.
Mengusung tema “Optimalisasi Potensi Sumber Daya Lokal melalui Pemberdayaan Masyarakat guna Meningkatkan Kesejahteraan”, KKN-T Unma 2026 melahirkan berbagai program inovatif yang dilaksanakan mahasiswa bersama masyarakat di lokasi pengabdian.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas mahasiswa, Unma menggelar lomba video hasil KKN-T 2026. Lomba tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengemas pengalaman, program kerja, potensi desa, serta dampak kegiatan KKN-T dalam karya video yang informatif, kreatif, dan inspiratif.
Baca Juga:UMC Ubah Desa Cibunut Jadi Kampus Terbuka: Belajar Langsung dari Denyut Nadi MasyarakatKomando Penaburan Benih Serentak 2026, Perhutani KPH Kuningan Targetkan 76 Ribu Bibit PinusĀ
Dosen Unma, Dr Yuyun Dwi Haryanti, mengatakan peserta tidak hanya dituntut mendokumentasikan kegiatan, tetapi juga mampu menyampaikan cerita mengenai perubahan dan manfaat program KKN-T bagi masyarakat.
“Lomba video ini diharapkan dapat mendorong mahasiswa untuk semakin kreatif dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai media komunikasi publik. Karya video yang dihasilkan juga dapat menjadi dokumentasi, media promosi potensi desa, sekaligus rekam jejak kontribusi Universitas Majalengka dalam pemberdayaan masyarakat,” kata Yuyun.
Beragam aktivitas diangkat dalam karya peserta, mulai dari pemberdayaan masyarakat, pengembangan potensi ekonomi lokal, pendidikan, lingkungan, budaya, hingga pemanfaatan teknologi.
Diseminasi hasil KKN-T Unma 2026 turut menjadi momentum untuk menampilkan dan mengapresiasi karya mahasiswa. Kegiatan tersebut diikuti mahasiswa, dosen, serta unsur pimpinan universitas dengan penuh antusiasme.
Yuyun menambahkan, lomba video tersebut tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana untuk menunjukkan bahwa pengabdian mahasiswa dapat melahirkan karya, inovasi, kolaborasi, dan dampak nyata bagi masyarakat.
Menurut dia, melalui KKN-T, Unma terus mendorong mahasiswa hadir di tengah masyarakat, menggali potensi sumber daya lokal, membangun kolaborasi, serta menghadirkan solusi yang relevan dan berkelanjutan.
“Dari desa, lahir cerita. Dari pengabdian, tumbuh inspirasi. Dari karya mahasiswa, hadir perubahan,” tandas Yuyun. (ono)
