PERHITUNGAN SKEMA 4
Pada skema 4 atau meterisasi, retrotif, dan penambahan PJU baru, total anggaran berdasarkan hasil perhitungan adalah Rp105,7 miliar. Jumlah tiang PJU mengalami penambahan menjadi 3.499 terdiri dari 190 PJU dekoratif di ruas jalan utama, PJU jalan lokal dan sekunder sebanyak 715 dan PJU di ruas jalan lingkungan 2.594.
Berdasarkan simulasi perhitungan, tagihan listrik diproyeksikan naik menjadi Rp9,2 miliar per tahun karena jumlah total PJU menjadi 14.624. Dari jumlah ini, penghematan yang diproyeksikan adalah 21 persen atau hanya sekitar Rp1,9 – 2 miliar.
Namun pada skema 4 ini, pemerintah kota akan memiliki beban cicilan sekitar Rp16-18 miliar per tahun dengan tenor 10 tahun kepada pihak ketiga. Bila pembiayaan ini dibebankan pada APBD dan menghitung dari pendapatan pajak penerangan jalan, pos ini hanya akan memiliki sisa Rp20,1 miliar setiap tahunnya selama tenor cicilan berlaku.
Baca Juga:BPJS Aktif Baru 65 Persen, Soroti Pembiayaan, DPRD Buka Opsi Penerapan Subsidi SilangDana Desa Kabupaten Cirebon Dipangkas, Penyerapan Ikut Lambat
PERTAMA KALI DIUNGKAP KADISHUB
Rencana proyek KBPU APJ, pertama kali disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Kota Cirebon, Gunawan. Ia membenarkan bahwa pihaknya tengah mematangkan rencana kerja sama pengadaan infrastruktur jalan melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha atau KPBU.
Pernyataan Gunawan itu saat diwawancarai Radar Cirebon pada Selasa (11/8/2026). Saat itu, Gunawan mengatakan proyek Alat Penerangan Jalan (APJ) yang sebelumnya dikenal sebagai Penerangan Jalan Umum (PJU) sedang berada dalam tahap evaluasi feasibility study (FS) atau studi kelayakan.
Proyek pembangunan APJ ini, sambung Gunawan, menggunakan skema unsolicited, di mana inisiatif dan pengusulan studi kelayakan berasal dari pihak pemrakarsa/swasta. Untuk pembiayaan awal, swasta menanggung dan membiayai pembangunan terlebih dahulu. Sedangkan untuk pembayaran, Pemkot Cirebon nantinya akan membayar kepada pihak swasta secara berkala setiap tahun melalui sistem kontrak selama masa konsesi 10 tahun.
“Untuk target titik dan nilai anggaran proyek, dari total populasi sebanyak 11.125 titik, proyek KPBU ini direncanakan akan mencakup sekitar 3.500 hingga 5.000 titik lampu penerangan,” kata Gunawan kepada Radar Cirebon.
Berdasarkan hasil kajian dan kemampuan anggaran, lanjutnya, nilai proyek ini diperkirakan berada di kisaran Rp16,5 miliar hingga Rp18 miliar per tahun. Sebagai perbandingan, beberapa daerah lain seperti Madiun menerapkan nilai sekitar Rp22 miliar per tahun selama periode 10 tahun.
