Selain menyiapkan mental spiritual, para pemburu madu odeng ini biasanya akan mengenakan alat pelindung diri. Termasuk bagi Nang Sumarna.
Nang memang telah lama akrab dengan lebah odeng. Bahkan lebah seolah telah menjadi bagian dari dirinya. Maka wajar, ketika memburu madu odeng, terkadang dia sengaja bertelanjang dada.
Dengan begitu, dia dengan begitu mudah atau leluasa mengambil madu yang dihasilkan oleh koloni lebah tersebut. Karenanya masayarakat Rajagaluh dan sekitarnya mengenalnya sebagai pawang lebah. Pengetahuannya dalam dunia lebah tidak diragukan lagi.
Baca Juga:Diguyur Hujan Semalaman, Longsor Menimpa Rumah Warga10 Pahlawan Nasional 2025 Resmi Ditetapkan Presiden Prabowo Subianto, Ada Gus Dur, Soeharto hingga Marsinah
Begitu juga kecintaannya pada dunia lebah, sudah dipupuk sejak lama. Bersamaan dengan kecintaannya terhadap kehidupan alam liar di dalam hutan.
“Semua itu berawal dari hutan, berawal dari rasa cinta saya terhadap kehidupan di dalam hutan,” ungkap sosok yang sehari-hari bekerja di toko bangunan miliknya tersebut.
Memang sejak kecil dia sudah akrab dengan hutan. Ketika kecil dia tinggal di Desa Pajajar Kecamatan Rajagaluh. Desa ini berbatasan langsung dengan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC).
Di desa kelahirannya ini juga sangat terkenal dengan petilasan Prabu Siliwangi. Petilasan yang sekarang jadi obyek wisata terkenal tersebut, juga berada di perbatasan dengan kawasan hutan.
Terkait perburuan madu odeng sendiri, dia mulai selepas lulus dari sebuah SMA swasta di Majalengka. Karena kecintaan terhadap manisnya madu hutan, dia pun rela melakukan perburuan ke mana saja lebah itu berada.
Ketika ditanya apakah pernah tersengat lebah? Dia pun menjawab sering. “Sebenarnya saya sering tersengat lebah, tapi tahu bagaimana cara mengatasi,” ungkapnya sambil mengatakan sangat paham dengan karakter madu lebah odeng.
Itulah pengamalan menarik dari Nang Sumarna, sosok multitalenta. Selain pandai dalam hal budidaya durian, ternyata dia juga ahli dalam menaklukkan lebah madu odeng.
Baca Juga:PKL di Depan Stasiun Kejaksan Ditertibkan, Mulai Bongkar-bongkarPKL di Ruas Jalan Provinsi di Kota Cirebon Siap-siap Ditertibkan, Ada di 5 Lokasi, Sudah 3 Kali Teguran
Demi manisnya madu, ke mana saja koloni lebah itu berada, dia siap memburunya. Walau di tengah hutan dan di pohon angker sekalipun. Termasuk yang terbaru, menaklukkan tebing batu setinggi 200 meter.
