Presiden Prabowo Gelar Reshuffle Kabinet Jilid V, Dudung hingga Jumhur Masuk Lingkaran Inti

Presiden Prabowo Gelar Reshuffle Kabinet Jilid V
LANTIK PEJABAT: Presiden Prabowo Subianto ditemani Wapres Gibran Rakabuming Raka saat berjalan menuju ruang pelantikan pejabat di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (27/4/2026). Foto: SETPRES
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Presiden Prabowo Subianto melantik enam pejabat di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (27/4/2026). Mereka adalah Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup dan Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup.

Kemudian, Hanif Faisol Nurofiq dilantik sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan. Dudung Abdurachman dilantik sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP).

Kemudian, Hasan Nasbi dilantik sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi. Ada juga Abdul Kadir Karding diangkat sebagai Kepala Badan Karantina (Barantin) Indonesia. Dan yang terakhir, M Qodari dilantik sebagai Kepala Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah RI.

Baca Juga:Indonesia Jadi Tuan Rumah IGIC 2026, Acara Digelar Agustus MendatangNiat Tangkap Ikan, Tangan Bocah Malah Terjebak Besi Cor Pondasi, Damkar Lakukan Evakuasi

Pergeseran pejabat ini sendiri menjadi perombakan yang ke-5 pada Kabinet Merah Putih. dari nama-nama di atas, sejumlah posisi strategis diisi oleh tokoh baru maupun figur lama di lingkaran pemerintahan. Salah satu perubahan mencolok adalah penunjukan Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup.

Jumhur merupakan aktivis buruh. Selain itu, yang juga menjadi perhatian adalah penunjukan Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP). Ia menggantikan posisi Muhammad Qodari yang sebelumnya menjabat di posisi tersebut.

Pelantikan ini merupakan bagian dari langkah Presiden dalam menyegarkan kabinet serta meningkatkan efektivitas kerja pemerintahan. Sejumlah pejabat lain juga turut dilantik dalam reshuffle kali ini, dengan sebagian besar berasal dari kalangan yang telah memiliki pengalaman di pemerintahan.

Sebelumnya, isu reshuffle kabinet memang telah beredar luas. Pemerintah menegaskan bahwa perombakan kabinet merupakan hak prerogatif presiden.

Reshuffle kabinet ini diharapkan dapat memperkuat kinerja pemerintahan Prabowo Subianto dalam menghadapi berbagai tantangan nasional, termasuk di bidang lingkungan hidup, komunikasi pemerintah, serta stabilitas politik. (tan/jpnn)

0 Komentar