KUNINGAN – Rencana pembangunan pabrik garmen baru di Desa Cieurih, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Kuningan mulai membawa harapan baru bagi warga. Kehadiran industri tersebut diyakini dapat membuka lapangan pekerjaan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kawasan Kuningan Timur.
Harapan itu disampaikan Kepala Desa Cieurih, Mujahidin, usai kegiatan sosialisasi pembangunan pabrik garmen di Balai Desa Cieurih, Kamis (30/4/2026).
Dalam kegiatan itu hadir PT Daewoon Jaya Indonesia selaku pemenang tender pembangunan pabrik garmen milik PT City Nine International. Pabrik tersebut akan dibangun di kawasan Dusun Manis di atas lahan seluas 7 hektare yang berada di wilayah Desa Cieurih dan sebagian masuk Desa Legok.
Baca Juga:Borneo FC Rebut Puncak Klasemen Usai Tekuk Persik Kediri, Geser Persib BandungBaznas Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Ligung
Mujahidin mengatakan, sosialisasi dilakukan untuk memberikan penjelasan kepada masyarakat terkait dimulainya pembangunan kawasan industri garmen yang ditargetkan selesai dalam waktu sekitar 12 hingga 14 bulan.
“Ini bentuk pemberitahuan kepada masyarakat bahwa pembangunan akan segera dimulai. Harapan kami tentu keberadaan pabrik ini bisa membuka banyak lapangan pekerjaan bagi warga,” ujarnya.
Menurutnya, pada tahap awal pekerjaan masih berfokus pada pembangunan konstruksi pabrik. Setelah proses pembangunan berjalan, pemerintah desa bersama perusahaan akan kembali melakukan sosialisasi terkait operasional pabrik hingga mekanisme perekrutan tenaga kerja.
“Nanti akan ada sosialisasi lanjutan terkait operasional pabrik, termasuk kebutuhan tenaga kerja dan sistem rekrutmen perusahaan,” katanya.
Ia menjelaskan, industri garmen yang sebelumnya sudah ada di Desa Cieurih cukup membantu menyerap tenaga kerja lokal. Namun masih ada warga yang belum bisa bekerja karena keterbatasan keterampilan, terutama kemampuan menjahit yang menjadi kebutuhan utama industri tersebut.
“Tenaga kerja yang paling banyak dibutuhkan memang di bidang menjahit. Karena itu masyarakat perlu pelatihan agar lebih siap masuk dunia industri,” ungkapnya.
Dengan hadirnya pabrik garmen kedua di wilayah tersebut, pemerintah desa berharap peluang kerja bagi masyarakat semakin terbuka luas. Berkembangnya kawasan industri di Kuningan Timur juga dinilai dapat membantu menekan angka pengangguran di Kabupaten Kuningan.
Baca Juga:Program Disertasi SMAN 1 Gegesik di Kuningan, Ratusan Siswa Riset Langsung di Talaga BiruPemkab Kuningan Peringati Hari Otonomi Daerah ke-30
“Kalau industri terus berkembang, baik garmen maupun sektor lain, kami berharap angka pengangguran di Kabupaten Kuningan bisa semakin berkurang,” ujarnya.
