Tak Dilibatkan Sejak Awal, Wawali Tak Hadiri Pelantikan Pejabat, Wali Kota: Sudah Diundang

Wawali Tak Hadiri Pelantikan Pejabat, Wali Kota: Sudah Diundang
TAK DILIBATKAN: Wakil Wali Kota Cirebon Siti Farida Rosmawati memberikan penjelasan, kemarin, memastikan tak menghadiri pelantikan pejabat karena tak dilibatkan sejak awal. Foto: Abdullah/Radar Cirebon
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Pelantikan puluhan pejabat di halaman Balai Kota Cirebon, Senin pagi (4/5/2026), tak dihadiri Wakil Wali Kota (Wawali) Siti Farida Rosmawati. Farida mengaku baru menerima surat undangan pada Minggu malam (3/5/2026) yang dikirimkan melalui WhatsApp (WA).

Farida memang akhirnya memutuskan tak hadir pada agenda itu. Selain karena surat undangan baru dikirimkan pada malam hari, ia pun tidak dilibatkan sama sekali dalam pembahasan rotasi, mutasi, dan promosi ASN. “Jadi siapa yang saja yang dirotasi mutasi, sama sekali tidak tahu menahu. Bahkan paraf pun tidak. Kalau kecewa pasti ya, sedih ya. Karena kan kami hadir seperti orang tua. Orang tua buat anak-anaknya,” ungkapnya.

Sebagai pimpinan, lanjut Farida, ia memiliki tanggung jawab untuk memahami karakteristik dan potensi masing-masing ASN. Hal ini penting agar penempatan sesuai dengan keahlian atau talent yang dimiliki setiap individu ASN. “Bagaimana memilih anak-anak, apalagi sekarang kan ada manajemen talenta. Seperti apa anak-anak ini dan posisi mana yang lebih bisa diakomodasi,” ucapnya.

Baca Juga:Pelaksanaan Haji Terkendali, Bus Sholawat Siap Layani Jamaah 24 Jam di MakkahKeluarga Minta Pelaku Dihukum Mati, Yakin Ririn dan Priyo Pelaku Pembunuhan di Paoman

Lebih lanjut ia menjelaskan, kedekatan antara pimpinan dan bawahan sangat krusial dalam menentukan siapa sosok yang paling tepat untuk mengisi posisi tertentu. Tujuannya agar roda organisasi dapat berjalan efektif.

Saat dikonfirmasi mengenai prosedur administrasi dalam pergeseran ASN, Farida kembali menegaskan bahwa ia tidak dimintai persetujuan. “Tidak ada (tak dilibatkan, red), tidak ada paraf yang dimintakan ke saya,” tegasnya.

Ia pun menyayangkan minimnya pelibatan dirinya dalam pengambilan keputusan strategis mengenai Sumber Daya Manusia (SDM) di lingkungan Pemerintah Kota Cirebon. “Saya tidak dilibatkan, tidak diajak diskusi, ataupun berembuk. Tidak ada komunikasi terkait rotasi, mutasi, maupun promosi jabatan,” ungkapnya.

“Saya tidak tahu di mana posisi yang kosong, di mana yang sudah terisi. Seharusnya ada pemberitahuan atau informasi mengenai SDM di Kota Cirebon. Tapi sampai saat ini tidak pernah ada informasi sedikit pun yang sampai ke saya,” tandasnya.

Sementara itu, Wali Kota Effendi Edo memastikan bahwa wakil wali kota telah diundang. Meski demikian, ia mengakui bahwa tidak seluruh undangan dapat hadir secara langsung dalam kegiatan itu. Menurutnya, ketidakhadiran beberapa pihak lebih disebabkan oleh adanya agenda kerja lain yang berbarengan di waktu yang sama.

0 Komentar