Tanpa Pendaftaran, Sekolah Rakyat di Cirebon Rekrut Siswa Baru Berbasis DTSEN

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Cirebon Hafidz Iswahyudi
TANPA PENDAFTARAN: Kepala Dinas Sosial Kabupaten Cirebon Hafidz Iswahyudi menargetkan pembangunan Sekolah Rakyat rampung Juni 2026, kemarin. Untuk rekrutmen siswa baru memakai DTSEN. FOTO: DENY HAMDANI/RADAR CIREBON
0 Komentar

RADARCIREBON.ID -Pembangunan program Sekolah Rakyat di Kabupaten Cirebon ditargetkan rampung pada Juni 2026. Pemerintah daerah memastikan progres pembangunan berjalan sesuai rencana tanpa hambatan berarti.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Cirebon, Hafidz Iswahyudi MSi menyatakan, percepatan pembangunan terus dilakukan agar fasilitas tersebut segera dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, khususnya kelompok kurang mampu. “Targetnya selesai bulan Juni,” ujar Hafidz.

Dijelaskannya, Sekolah Rakyat merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat prasejahtera.

Baca Juga:Sultan Kacirebonan Doakan Putri Wawali Segera SembuhBanpol Kabupaten Cirebon 2026 Tembur Rp5,7 Miliar, Pencairan Menunggu LHP BPK

Program ini dirancang berbasis data terpadu nasional agar lebih tepat sasaran.

Berbeda dengan sekolah pada umumnya, proses penerimaan peserta didik tidak dilakukan melalui pendaftaran terbuka. Seleksi calon siswa sepenuhnya mengacu pada data yang dimiliki pemerintah pusat yakni data tunggal sosial dan ekonomi nasional (DTSEN).

“Tidak ada pendaftaran. Semua berbasis data terpadu. Proses perekrutan dilakukan oleh Kementerian Sosial,” jelasnya.

Selain rekrutmen, pengelolaan dan operasional Sekolah Rakyat juga berada di bawah kewenangan Kementerian Sosial. Sementara itu, pemerintah daerah berperan dalam penyediaan fasilitas dan kesiapan lokasi.

“Kemensos yang mengatur sekaligus mengoperasikan Sekolah Rakyat di Kabupaten Cirebon,” tambahnya.

Dengan sistem terpusat tersebut, diharapkan standar layanan pendidikan dapat seragam di berbagai daerah sekaligus memudahkan pengawasan.

Program Sekolah Rakyat juga menjadi salah satu strategi pemerintah dalam menekan angka putus sekolah dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Baca Juga:Pak Lurah Sukapura pun Turun Tangan Mencukur Rambut tanpa JijikKetua DPRD Dukung Revitalisasi Jalur Sepeda Siliwangi

Pemerintah Kabupaten Cirebon menyatakan komitmennya untuk mendukung percepatan pembangunan hingga tahap operasional.

“Jika sesuai target, Sekolah Rakyat diharapkan segera dapat digunakan dalam waktu dekat setelah rampung,” pungkasnya. (den)

0 Komentar