RADARCIREBON.ID – Akhirnya! Como 1907 menciptakan kejutan besar di sepak bola Italia musim ini. Klub yang dilatih Cesc Fabregas itu resmi mengamankan tiket ke Liga Champions usai menang telak 4-1 atas Cremonese pada laga terakhir Serie A di Stadion Giovanni Zinni, Senin (25/5) dini hari WIB.
Dilansir dari BBC, kemenangan tersebut menjadi akhir manis bagi perjalanan impresif Como yang baru dua musim kembali tampil di kompetisi kasta tertinggi Italia.
Dalam duel tersebut, sejak awal pertandingan, Como langsung bermain agresif menghadapi Cremonese yang tengah berusaha keluar dari ancaman degradasi. Gol cepat dari Jesus Rodriguez dan Tasos Douvikas membuat Como unggul dan mengendalikan jalannya laga.
Baca Juga:Persib Bandung Dikaitkan dengan Eks Pemain Timnas Belanda Bart Ramselaar untuk Musim DepanPNM Siapkan Mental Wirausaha 2.700 Siswa SMK Se-Indonesia Lewat Pekan Nasional Mengajar
Cremonese sempat membuka peluang bangkit setelah Jamie Vardy dilanggar di area penalti. Federico Bonazzoli yang menjadi eksekutor berhasil memperkecil skor melalui tendangan penalti.
Namun, tensi pertandingan semakin memanas di babak kedua. Sekitar 20 menit sebelum laga usai, Como mendapat hadiah penalti yang memicu kontroversi. Keputusan wasit membuat kubu Cremonese emosi. Alberto Grassi diganjar kartu merah usai melayangkan protes keras kepada pengadil lapangan.
Kericuhan juga terjadi di bangku cadangan. Dua pemain Cremonese, Milan Djuric dan David Okereke, turut mendapat kartu merah setelah terlibat dalam insiden tersebut.
Unggul jumlah pemain membuat Como semakin leluasa menguasai pertandingan. Da Cunha kemudian mencetak gol keempat di menit-menit akhir untuk memastikan kemenangan sekaligus mengantar Como mencetak sejarah baru.
Sebelum laga dimulai, Como ternyata tidak hanya wajib menang. Mereka juga membutuhkan salah satu dari AC Milan atau AS Roma terpeleset agar bisa finis di zona empat besar. AS Roma berhasil mempertahankan posisinya setelah menang atas Hellas Verona dan finis di peringkat ketiga. Namun, hasil mengejutkan datang dari AC Milan. Rossoneri harus menyerah 2-1 dari Cagliari, hasil yang membuat Como menyalip mereka dan naik ke posisi keempat klasemen akhir Serie A.
Kegagalan tersebut menjadi pukulan telak bagi Milan yang berstatus tujuh kali juara Liga Champions, tetapi justru gagal tampil di kompetisi elite Eropa musim depan.
