Nilai TKA Telat Turun, Pendaftar Sekolah Maung Panik, Ortu Siswa: Ini Menghambat Banget

Nilai TKA Telat Turun, Pendaftar Sekolah Maung Panik
Pelaksanaan hari ketiga Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jalur Sekolah Maung (Manusia Unggul) di Kota Cirebon diwarnai keluhan masal dari para orang tua murid. Lambatnya proses sinkronisasi pangkalan data Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Barat mengakibatkan mayoritas calon peserta didik belum mendapatkan nilai Tes Kompetensi Akademik (TKA). Foto: Ist.
0 Komentar

Ia menjelaskan, pendaftaran Sekolah Maung lebih awal, yakni 25–29 Mei 2026. Setelah itu dilanjutkan tahap verifikasi hingga 2 Juni, rapat dewan guru pada 4 Juni, dan pengumuman hasil seleksi pada 8 Juni 2026. Bila peserta dinyatakan lolos dan memilih melanjutkan, maka proses berikutnya daftar ulang. Sedangkan peserta yang tidak lolos tetap dapat mengikuti tahapan berikutnya pada SPMB Jawa Barat.

Di sela proses tersebut, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat juga membuka Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB) pada 29 Mei hingga 8 Juni 2026. Tahapan ini dilakukan untuk memetakan pilihan sekolah calon peserta didik sebelum memasuki pendaftaran reguler. Setelah seluruh tahapan itu selesai, barulah SPMB reguler dibuka. Untuk Tahap 1, pendaftaran dijadwalkan berlangsung 15–19 Juni 2026, dengan pengumuman hasil seleksi pada 24 Juni. Adapun Tahap 2 dibuka 30 Juni hingga 6 Juli 2026, dengan pengumuman pada 10 Juli 2026.

Dengan alur tersebut, kata Ali peserta Sekolah Maung yang belum lolos masih memiliki waktu mengikuti pendaftaran sekolah negeri melalui jalur lain. Ia mengimbau orang tua dan calon peserta didik untuk rutin memantau informasi resmi dari sekolah maupun Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat agar tidak salah memahami jadwal dan tahapan.

Baca Juga:STID dan Wajah Baru Pelabuhan Cirebon; Makin Tertib dan Modern, Menjaga Arus Ekonomi Tetap HidupRibuan Bobotoh Rayakan Persib Juara

“Kami sarankan masyarakat melihat informasi dari kanal resmi. Kalau masih bingung, bisa datang langsung ke sekolah untuk bertanya ke posko layanan agar mendapat penjelasan yang benar,” tuturnya.

Seperti diketahui, SMAN 2 Cirebon dan SMAN 1 Palimanan merupakan sekolah yang ditunjuk masuk program Sekolah Maung oleh Pemprov Jawa Barat. Untuk SMK, yang ditetapkan sebagai Sekolah Maung adalah SMKN 1 Mundu. (ade/awr)

0 Komentar