“Berdasarkan hasil perhitungan, angka kita berada di 87,01 persen. Karena batas minimumnya adalah 87 persen, maka posisi Indramayu masih di atas minimum tersebut. Insyaallah untuk LP2B ini aman,” tegasnya.
Kendati posisi LP2B dinyatakan aman, Bupati Lucky Hakim menaruh harapan besar terhadap adanya transparansi dan koordinasi data jangka panjang yang integratif terkait rencana eksplorasi migas di masa depan. Langkah koordinatif ini dinilai penting agar aktivitas industri ekstraktif tidak berbenturan dengan tata kelola serta perlindungan lahan pertanian produktif yang ada.
“Kami berharap bisa mendapatkan data rencana eksplorasi Pertamina untuk beberapa tahun ke depan lebih awal. Hal ini penting agar koordinasi di lapangan tidak sulit dan tidak ribet, sehingga ketahanan energi tetap berjalan tanpa mengganggu ketahanan pangan yang sudah ada melalui LP2B,” pungkasnya. (dun)
