Ia juga menegaskan bahwa peran Relima bukan sekadar menjalankan program membaca, melainkan membangun kesadaran masyarakat agar literasi menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.
“Literasi yang kuat akan berdampak pada peningkatan kualitas pendidikan, sosial, hingga ekonomi masyarakat,” kata Khoeri.
Peluncuran Relima 2026 juga dirangkaikan dengan pengukuhan Duta Baca Indonesia Tahun 2026, peluncuran aplikasi INLISLite versi 3.3, serta gelar wicara literasi bertema “Relima 2026: Kolaborasi untuk Gerakan Literasi Berdampak”. Kegiatan tersebut ditutup dengan sesi foto bersama dan yel-yel para relawan literasi dari seluruh Indonesia sebagai simbol semangat kolaborasi dalam membangun budaya baca masyarakat. (oni)
