Di Teras Masjid Gebangkulon, Seorang Anak Menunggu Orang Tuanya yang Tak Kunjung Datang

Seorang Anak Ditinggal Orang Tuanya
DITINGGALKAN ORANG TUA: Seorang warga tampak memangku anak yang ditinggalkan orang tuanya di Masjid Gebangkulon, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon, kemarin. Foto: Istimewa
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Warga Desa Gebangkulon, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon, dibuat prihatin dengan keberadaan seorang balita perempuan yang diduga ditelantarkan orang tuanya. Anak yang diperkirakan berusia sekitar dua hingga tiga tahun itu ditemukan berada di lingkungan Masjid Gebangkulon sejak Jumat dini hari (5/6/2026).

Balita tersebut berada di bawah pengawasan warga dan pengurus masjid karena orang tuanya yang sebelumnya berjanji akan kembali menjemput, tak kunjung datang.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, anak perempuan itu mengenakan kaus biru bergambar Persib dan celana jeans pendek berwarna abu-abu. Dari komunikasi sederhana yang dilakukan warga, balita tersebut mengaku bernama Mpel. Ia juga menyebut nama kedua orang tuanya, yakni Iyan dan Siti.

Baca Juga:Gaji 13 ASN Pemkab Cirebon Rp86 M, Pencairan Tunggu Waktu yang Tepat, Tak Boleh Ada PotonganPelaksanaan SPMB 2026 Tingkat SMA, Kuota Kelas Sepuluh SMAN 4 Cirebon Kembali Normal

Meski usianya masih sangat belia, anak tersebut sempat menyampaikan bahwa dirinya berasal dari Semarang. Namun, warga belum dapat memastikan kebenaran informasi tersebut karena keterbatasan komunikasi dengan sang anak.

Peristiwa itu bermula saat kedua orang tua balita tersebut berada di sekitar Masjid Gebangkulon pada dini hari. Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, pasangan tersebut kemudian menitipkan anaknya kepada seorang pedagang kopi yang biasa berjualan di depan masjid.

Kepada pedagang tersebut, mereka beralasan hendak mengambil sepeda motor dan berjanji akan segera kembali. Namun hingga berjam-jam kemudian, pasangan itu tak kunjung muncul. “Awalnya katanya hanya sebentarambil sepeda motor. Tapi sampai pagi belum kembali juga,” ujar salah seorang warga yang ikut membantu mengawasi anak tersebut.

Penjaga Masjid Gebangkulon, Nasir, mengaku sempat melihat balita itu bersama kedua orang tuanya sebelum akhirnya ditinggalkan. Menurut Nasir, sekitar pukul 02.00 WIB dirinya melihat pasangan tersebut berada di teras masjid sambil memangku anak perempuan itu.

Saat itu tak ada hal mencurigakan yang terlihat. “Saya melihat mereka duduk di teras masjid bersama anak itu. Setelah beberapa saat mereka pergi dari area masjid,” katanya.

Tidak lama berselang, balita tersebut diketahui berada bersama pedagang kopi setelah dititipkan oleh orang tuanya. Namun orang tua anak itu tidak pernah kembali hingga pagi hari. Nasir menuturkan, selain meninggalkan anaknya, pasangan tersebut juga disebut belum menyelesaikan pembayaran minuman yang mereka pesan di warung kopi. “Jadi mereka sempat pesan kopi, tetapi sampai pergi belum dibayar,” ungkapnya.

0 Komentar