MAJALENGKA – Sejumlah warga di Kabupaten Majalengka mengeluhkan pemadaman listrik yang terjadi tanpa pemberitahuan sebelumnya dari pihak PLN. Kondisi tersebut dinilai mengganggu aktivitas masyarakat, terutama pelaku usaha yang bergantung pada pasokan listrik.
Salah seorang warga, Herik, mengatakan pemadaman listrik tidak hanya mengganggu aktivitas rumah tangga, tetapi juga berdampak langsung terhadap pelaku usaha mikro dan rumahan.
“Bagi sebagian orang, pemadaman listrik mungkin hanya gangguan sementara. Namun bagi pelaku usaha mikro dan rumahan, listrik padam secara mendadak berarti kerugian yang langsung dirasakan,” ujar Herik, Minggu (21/6/2026).
Baca Juga:Abrasi Sungai di Cibodas Kian Mengkhawatirkan, Lahan Pertanian Tergerus 10 MeterPastikan Pengerjaan Jalan Sesuai Spek, Pemdes Paningkiran Awasi Langsung Proyek Rehabilitasi
Menurutnya, keluhan masyarakat muncul karena tidak adanya informasi resmi mengenai jadwal pemadaman. Akibatnya, warga kesulitan mengantisipasi berbagai aktivitas yang bergantung pada pasokan listrik.
“Setidaknya ada pemberitahuan lebih dulu supaya masyarakat bisa bersiap,” katanya.
Herik menjelaskan, pelaku UMKM menjadi kelompok yang paling terdampak. Usaha seperti laundry, percetakan, toko modern skala kecil, hingga bisnis kuliner yang mengandalkan freezer dan peralatan elektronik mengalami gangguan operasional saat listrik padam.
“Saat listrik padam, operasional praktis berhenti. Mesin cuci tidak bisa digunakan, peralatan pendingin kehilangan daya, dan sistem pembayaran digital di sejumlah toko ikut terganggu karena jaringan internet mati,” ujarnya.
Ia menambahkan, di era digital saat ini listrik bukan lagi sekadar kebutuhan dasar, tetapi telah menjadi penunjang utama aktivitas ekonomi dan produktivitas masyarakat. Karena itu, pemadaman tanpa pemberitahuan dinilai menimbulkan dampak yang luas.
Selain mengganggu kegiatan usaha, pemadaman listrik juga berdampak pada aktivitas rumah tangga. Sejumlah orang tua mengaku anak-anak kesulitan belajar, sementara pekerja yang bekerja dari rumah kehilangan akses internet akibat perangkat jaringan tidak berfungsi saat listrik padam.
Warga berharap pihak PLN dapat meningkatkan pelayanan dengan memberikan informasi lebih awal apabila akan dilakukan pemadaman listrik, sehingga masyarakat memiliki waktu untuk melakukan persiapan dan meminimalkan kerugian. (ono)
