RADARCIREBON.ID – Proses seleksi calon direksi dan dewan pengawas Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Cirebon hingga kini belum menunjukkan perkembangan. Padahal, seluruh tahapan seleksi telah rampung pada 25 Mei 2026 dengan agenda wawancara akhir yang dipimpin langsung oleh Kuasa Pemilik Modal (KPM), yakni Walikota Cirebon.
Hingga lebih dari satu bulan setelah tahapan akhir tersebut, belum ada kepastian mengenai penerbitan Surat Keputusan (SK) maupun jadwal pelantikan direksi dan dewan pengawas BUMD.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Radar Cirebon, proses seleksi sejatinya telah selesai setelah para calon direksi dan dewan pengawas mengikuti wawancara langsung dengan Walikota selaku KPM. Namun, hingga kini belum ada pengumuman resmi mengenai hasil seleksi.
Baca Juga:Dari Acara Peringatan Hari Jadi ke-47 RSUD ArjawinangunRumah Tua Terbakar, Kerugian Rp250 Juta
Di tengah belum adanya kepastian tersebut, salah seorang kandidat direksi Perumda Pasar Oji Purnomosidi SE MM dikabarkan meninggal dunia pada 8 Juni 2026 karena sakit. Kandidat tersebut disebut-sebut merupakan salah satu calon kuat untuk menduduki jabatan direksi.
“Salah satu kandidat direksi meninggal dunia pada 8 Juni 2026 karena sakit. Padahal yang bersangkutan termasuk kandidat kuat untuk mengisi posisi direksi di Perumda Pasar,” ujar sumber Radar Cirebon sambil menunjukkan flyer ucapan duka cita.
Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian Setda Kota Cirebon, Arief Rachman, SSTP, enggan memberikan komentar saat dikonfirmasi mengenai kelanjutan proses seleksi. Ia beralasan dirinya juga menjadi salah satu kandidat dewan pengawas.
“Enggak enak, saya kan salah satu kandidat dewan pengawas,” ujar Arief.
Saat dimintai tanggapan terkait meninggalnya salah satu kandidat direksi Perumda Pasar, Arief kembali memilih tidak berkomentar dan menyarankan agar konfirmasi dilakukan kepada Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Perekonomian dan Pembangunan.
Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Cirebon, Buntoro Tirto AP, juga belum dapat memberikan kepastian. Menurutnya, Pemerintah Kota Cirebon masih menunggu hasil koordinasi lanjutan dengan kementerian terkait.
Ia menjelaskan, seluruh dokumen administrasi dan usulan pengangkatan direksi maupun dewan pengawas telah disampaikan ke pemerintah pusat.
Baca Juga:Menjaga Nyala Kemanusiaan dari Cirebon untuk DuniaHindari Antrean, SMPN 1 Sumber Layanani Pendaftar SPMB lewat WhatsApp
“Terkait BUMD, informasi dari Pak Kabag saat ini masih berproses. Jadi, kita tinggal menunggu proses yang sedang berjalan,” ujar mantan Camat Kesambi tersebut.
