Di dalam kantor koperasi juga terdapat rak buku yang menyerupai perpustakaan mini. Keberadaan fasilitas tersebut menjadi salah satu kelengkapan yang disiapkan dalam operasional koperasi. “Rak buku itu memang sebagai syarat,” kata Neng.
Keberadaan KKMP Kesambi menggambarkan kondisi sebagian koperasi merah putih di kawasan perkotaan. Keterbatasan lahan membuat pengembangan bangunan tidak selalu bisa dilakukan secara ideal.
Sebagian memanfaatkan aset pemerintah yang sudah tersedia. Sebagian lainnya harus menyesuaikan dengan ruang yang ada. Di tengah keterbatasan tersebut, aktivitas usaha tetap berjalan.
Baca Juga:Koperasi Masih Terkendala Lahan, di Kesambi Menyempil di Sudut Lampu MerahKendala Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih, Takut Hukum, Anggaran Tak Kunjung Cair
Neng menambahkan, warung koperasi menjadi unit usaha yang saat ini menopang kegiatan KKMP Kesambi sembari menunggu pengembangan layanan dan unit usaha lainnya di masa mendatang. (ade)
