CIREBON – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Cirebon kembali memperpanjang dukungan bagi Ruang Pintar Kasih Sayang di Dusun IV, sekitar Blok Ketapang, Desa Mundu Pesisir, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon. Perpanjangan bantuan yang diserahkan Selasa (30/6/2026) tersebut menjadi kali kelima sejak program berjalan hampir 3 tahun lalu.
Perpanjangan tidak diberikan secara otomatis. PNM menerapkan sejumlah indikator penilaian, mulai dari keberadaan nasabah PNM di sekitar lokasi, efektivitas program yang telah berjalan, manfaat yang dirasakan masyarakat, hingga tata kelola Ruang Pintar yang dinilai memenuhi standar pembinaan.
Pada kegiatan tersebut, PNM menyerahkan sejumlah sarana pendukung pembelajaran berupa alat peraga edukatif, perlengkapan kebersihan, serta wahana permainan anak seperti perosotan mini. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Pemimpin PNM Cabang Cirebon, Wina Rustiani, kepada Pemerintah Desa Mundu Pesisir dan pengelola Ruang Pintar Kasih Sayang.
Baca Juga:Bongkar Home Industry Tembakau Sintetis, Polisi Tangkap Dua Terduga PelakuPemkab Majalengka Peringati Harganas Ke-33, Waspadai Ancaman Siber Masuk ke Ruang Keluarga
Hadir dalam kegiatan tersebut Manager Supporting PNM Cabang Cirebon Muhammad Alfarizki, Jasa Manajemen TJSL PNM Cabang Cirebon Yuyun Wahyudin, perangkat desa, pengurus Ruang Pintar, serta puluhan anak dan warga yang mengikuti kegiatan dengan antusias.
Wina Rustiani menjelaskan, perkembangan Ruang Pintar Kasih Sayang menjadi salah satu alasan program terus mendapatkan dukungan. Saat pertama dibuka, jumlah peserta tercatat kurang dari 10 anak. Kini jumlah peserta aktif telah melampaui 30 anak dan terus bertambah setiap tahun.
Menurutnya, mayoritas peserta merupakan anak usia di bawah 3 tahun sehingga pendekatan pembelajaran lebih banyak dilakukan melalui aktivitas bermain yang mampu merangsang perkembangan motorik.
“Yang dibutuhkan anak-anak usia dini adalah sarana permainan edukatif yang dapat melatih motorik dan keseimbangan. Karena itu tahun ini kami membantu perosotan dan permainan lainnya yang sesuai dengan kebutuhan mereka,” ujar Wina.
Ia menilai keberadaan Ruang Pintar memberi ruang belajar awal bagi anak-anak sebelum memasuki jenjang PAUD. Selain meningkatkan kemampuan dasar, program tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia di lingkungan keluarga nasabah PNM.
Perkembangan serupa disampaikan Kepala dan Pembina Ruang Pintar Kasih Sayang, Neng Mimin Mintarsih. Ia mengungkapkan jumlah peserta didik saat ini mencapai sekitar 35 anak dan pada waktu tertentu dapat mendekati 40 anak.
