RADARCIREBON.ID – Pemerintah Kota Cirebon merencanakan perbaikan tiga ruas jalan pada tahun ini, yakni Jalan RA Kartini, Jalan dr Wahidin, dan Jalan Rajawali Raya. Perbaikan akan didukung melalui anggaran Pemerintah Provinsi Jawa Barat serta usulan pendanaan dari pemerintah pusat.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Cirebon, Rachmat Hidayat, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan UPT Bina Marga Provinsi Jawa Barat terkait pelaksanaan proyek tersebut.
Menurut Rachmat, perbaikan Jalan Kartini saat ini masih berada pada tahap pengadaan. “Hasil koordinasi dengan UPT Bina Marga Provinsi Jawa Barat, prosesnya masih pada tahap pengadaan. Pengadaan dilakukan secara paket bersama dengan beberapa kabupaten dan kota lainnya,” ujarnya.
Baca Juga:PDIP Menilai, Blusukan Jokowi Berkaitan dengan Upaya Memperkuat Gibran-Kaesang di Pemilu 2029Viral! Akun yang Mengaku Peserta Latsarmil Ungkap Pengalaman: Tidur Hanya 3 Jam, PBB 6 Jam, hingga Kekurangan
Ia menjelaskan, pelaksanaan proyek semula ditargetkan dimulai pada Juni. Namun, jadwal tersebut berpotensi bergeser ke Juli karena masih menunggu selesainya proses administrasi pengadaan.
“Awalnya ditargetkan mulai Juni, tetapi kemungkinan bergeser ke Juli. Yang jelas, anggarannya sudah tersedia dan tinggal menunggu proses pelaksanaan,” katanya.
Rachmat menyebutkan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp4,4 miliar untuk perbaikan Jalan RA Kartini.
“Anggaran untuk Jalan RA Kartini sekitar Rp4,4 miliar,” tandasnya.
Sementara itu, untuk perbaikan Jalan dr Wahidin, DPUTR Kota Cirebon masih mengusulkan pendanaan melalui program Instruksi Jalan Daerah (IJD) dari pemerintah pusat. Adapun Jalan Rajawali Raya juga masuk dalam daftar prioritas perbaikan.
Secara keseluruhan, kebutuhan anggaran untuk penanganan ketiga ruas jalan tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp21 miliar.
“Total kebutuhan anggaran sekitar Rp21 miliar untuk Jalan RA Kartini, Jalan dr Wahidin, dan Jalan Rajawali Raya. Mudah-mudahan seluruhnya dapat terakomodasi sehingga pengerjaannya bisa dilaksanakan tahun ini,” pungkas Rachmat. (cep)
