RADARCIREBON.ID – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kesambi Kota Cirebon menggelar pengajian rutin Ahad pagi di Balai Pengajian PCM Kesambi, Jalan Simaja, Kota Cirebon. Kegiatan tersebut menghadirkan Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Barat (Jabar), Prof Dr H Ahmad Dahlan MAg, sebagai penceramah dengan tema Al-Qur’an dan Al-Hadits dalam Kehidupan serta Konsep Islam Berkemajuan.
Pengajian yang dimulai pukul 07.00 WIB itu dihadiri Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Cirebon, Drs Puji Nirmo, Ketua PCM Kesambi H Digyono, jajaran pimpinan Muhammadiyah, serta ratusan jamaah dari berbagai wilayah di Kota Cirebon.
Dalam tausiyahnya, Ahmad Dahlan menegaskan bahwa Alquran dan Alhadits merupakan dua sumber utama ajaran Islam yang menjadi pedoman dalam seluruh aspek kehidupan.
Baca Juga:Jaga Kebersihan Lingkungan, Pemdes Battembat Tutup Lokasi Sampah LiarKonsolidasi Nasional PSGA 2026, Meneguhkan Ekosistem PTKI yang Adil Gender dan Inklusif
“Berpegang teguh kepada Alquran dan Assunnah menjadi jalan keselamatan dunia dan akhirat. Keduanya adalah cahaya yang menerangi kehidupan umat Islam,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sejak didirikan KH Ahmad Dahlan, Muhammadiyah mengusung semangat tajdid atau pembaruan sebagai gerakan Islam yang berlandaskan Alquran dan Assunnah.
Menurutnya, konsep Islam berkemajuan bukan hanya mempertahankan kemurnian ajaran Islam, tetapi juga mampu menjawab tantangan zaman melalui ilmu pengetahuan, akhlak, serta kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Islam berkemajuan adalah Islam yang tetap teguh pada Alquran dan Assunnah, namun dinamis dalam berijtihad dan mengembangkan amal usaha demi kemaslahatan umat,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Dahlan juga memaparkan lima tingkatan orientasi kehidupan manusia, yakni hidup yang bermakna, hidup berdasarkan ilmu, hidup yang digerakkan cita-cita, hidup yang berorientasi pada hobi, serta hidup tanpa tujuan.
Menurutnya, kehidupan yang paling ideal adalah hidup yang bermakna, yakni memberi manfaat bagi diri sendiri maupun orang lain dengan menjadikan ibadah dan amal saleh sebagai orientasi utama.
Sebaliknya, ia mengingatkan agar umat Islam menghindari kehidupan tanpa arah dan tujuan.
Baca Juga:Data PJU Kabupaten Cirebon dan PLN Selisih 48 Ribu Titik, Tagihan Listrik Nyaris Rp3 MiliarBahas Pertanggungjawaban Realisasi APBD 2025, Komisi I DPRD Cirebon Puji Kinerja Setwan
“Setiap Muslim harus memiliki tujuan hidup yang jelas, yaitu mengabdi kepada Allah SWT dan memberikan manfaat bagi sesama,” tegasnya.
Di akhir tausiyah, Ahmad Dahlan mengajak jamaah menjadikan pengajian rutin sebagai momentum meningkatkan kualitas keimanan dan memperkuat komitmen mengamalkan nilai-nilai Alquran dan Assunnah dalam kehidupan sehari-hari.
