Tatiek menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung kegiatan tersebut, di antaranya PT PLN UID Jawa Barat, PT MUJ, Universitas Islam Bandung, Baznas Kabupaten Kuningan, Bank Kuningan, BPR Kuningan, serta berbagai mitra lainnya.
Menurutnya, keterlibatan berbagai unsur menjadi bukti bahwa pengentasan kemiskinan membutuhkan kerja sama dan gotong royong seluruh pihak.
Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar mengatakan, Kampung Sosial menjadi bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat menghadapi persoalan kesejahteraan sosial.
Baca Juga:BPBD Kuningan Salurkan Bantuan Sembako untuk Nenek Lansia Korban Kebakaran Touring Jurnalis Bersama DPRD Kuningan, Menyusuri Waduk Darma Merajut Sinergi
Ia menegaskan, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kemampuan pemerintah menciptakan masyarakat yang mandiri dan memiliki daya saing.
“Kita tidak ingin masyarakat hanya menerima bantuan. Yang lebih penting adalah bagaimana bantuan tersebut menjadi jalan bagi masyarakat untuk mandiri melalui usaha dan potensi yang dimiliki,” kata Dian.
Menurutnya, Kampung Sosial sejalan dengan Program Gema Sadulur yang selama ini dijalankan Pemkab Kuningan melalui kolaborasi perangkat daerah, Baznas, dunia usaha, para dermawan, dan berbagai unsur masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Dian juga menyampaikan Kabupaten Kuningan pada tahun ini memperoleh alokasi sekitar 1.800 unit bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Bantuan tersebut akan disalurkan ke sejumlah desa, termasuk Desa Tugumulya, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hunian masyarakat.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat Noneng Komara Nengsih mengatakan, Kampung Sosial merupakan strategi pemerintah provinsi untuk mendekatkan pelayanan sosial kepada masyarakat.
Di Desa Tugumulya terdapat sekitar 170 Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) yang menjadi sasaran program.
“Kami tidak hanya memberikan bantuan sosial, tetapi juga melakukan pendampingan, edukasi, rehabilitasi sosial, hingga pemberdayaan ekonomi agar masyarakat mampu keluar dari kemiskinan,” ujarnya.
Baca Juga:Dishub Kuningan Gerak Cepat Perbaiki PJU Jalintim yang Padam Usai ViralPemkab Kuningan Hadirkan Rumah Sayur, Potong Rantai Distribusi Hasil Pertanian
Pada kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan bantuan secara simbolis berupa paket sembako, alat bantu bagi penyandang disabilitas, bibit unggas, ternak kambing, seragam sekolah bagi anak yatim, bibit ikan, bibit pertanian, sarana UMKM, tempat sampah fiber, peralatan biopori, serta perlengkapan penanganan kebencanaan.
Usai peluncuran, Bupati Kuningan bersama Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat meninjau sejumlah rumah warga yang masuk kategori PPKS sebagai bagian dari pelaksanaan rehabilitasi sosial berbasis masyarakat.
