Selain itu, peserta mendapatkan materi mengenai strategi publikasi konten di media sosial sebagai sarana membangun citra positif Gerakan Pramuka. Dokumentasi kegiatan yang dipublikasikan secara konsisten dinilai dapat menjadi rekam jejak organisasi sekaligus media informasi yang bermanfaat bagi gugus depan maupun kwartir lainnya.
Materi fotografi dan videografi disampaikan oleh konten kreator sekaligus social media specialist Mellania Yustica. Sementara materi Manajemen Krisis Komunikasi dan Etika Kehumasan di Media Digital disampaikan oleh Ilyas Hilmi dari Relawan TIK Majalengka.
Salah seorang peserta, Arif, mengaku antusias mengikuti pelatihan tersebut. Menurutnya, materi yang diberikan sangat relevan dengan kebutuhan admin kehumasan di tingkat kwartir ranting.
Baca Juga:Pilkades Serentak Majalengka 2027 Mulai Dibahas, 120 Desa Berpotensi Ikut PemilihanMeriah, Kuda Renggong Buka Rangkaian HUT Ke-81 RI di Lingkungan Wangun
“Pelatihan ini sangat membantu meningkatkan kapasitas admin Kwarran. Menariknya, materi tidak hanya disampaikan secara teori, tetapi juga langsung dipraktikkan sehingga peserta lebih mudah memahaminya,” katanya. (ono)
