Gerakan Cegah Anemia Dimulai dari Ruang Kelas, Lima Siswi SMAN 5 Jadi Duta Rem CIENTA

Duta Rem CIENTA
EDUKASI KESEHATAN: Pelatihan calon Duta Rem CIENTA dilaksanakan dalam tiga tahap. FOTO: IST/RADAR CIREBON
0 Komentar

Keunggulan program ini terletak pada pemanfaatan teknologi digital. Aplikasi Rem CIENTA tidak hanya menjadi media pembelajaran, tetapi juga berfungsi sebagai sarana skrining kesehatan, konsultasi, pengingat konsumsi Tablet Tambah Darah, serta pencatatan kepatuhan peserta.

Agar perubahan perilaku tidak berhenti setelah kegiatan selesai, seluruh peserta juga tergabung dalam grup WhatsApp yang digunakan sebagai media pendampingan dan pengingat rutin mengonsumsi Tablet Tambah Darah setiap pekan.

Menurut Lisnawati, pembentukan Duta Rem CIENTA merupakan strategi pemberdayaan yang menempatkan remaja sebagai pelaku utama perubahan.

Baca Juga:Bentuk Satgas Sungai, Siapkan Pemasangan Trash BarrierPedagang Desak Usut Tuntas Penyebab Kebakaran, Pasar Tegalgubug Dua Kali Terbakar dalam Sepekan

“Harapannya, mereka mampu mengajak teman-temannya menerapkan pola hidup sehat, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, rutin minum Tablet Tambah Darah, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan reproduksi sejak dini,” katanya.

Pihak SMA Negeri 5 Kota Cirebon menyambut positif program tersebut dan berkomitmen melanjutkan pembentukan kader konselor sebaya agar semakin banyak siswa terlibat dalam edukasi kesehatan di lingkungan sekolah.

Melalui program ini, Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya menunjukkan bahwa upaya mencegah anemia tidak hanya dilakukan melalui pemberian suplemen, tetapi juga melalui pemberdayaan remaja dan pemanfaatan teknologi digital. Dari lima siswi yang berani berbagi pengetahuan kepada teman-temannya, lahir harapan bahwa gerakan hidup sehat dapat tumbuh dari ruang kelas dan menyebar ke lingkungan yang lebih luas. (*/opl)

Laman:

1 2
0 Komentar