Pada tahun ini, Pemerintah Kabupaten Cirebon mengirimkan sebanyak 1.970 peserta untuk mengikuti orientasi PPPK.
Seluruh peserta merupakan PPPK yang bertugas di berbagai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) maupun kecamatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cirebon.
Pelaksanaan orientasi dipusatkan di Balai Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Wilayah IV Kementerian Kehutanan (Kemenhut), Kadipaten Kabupaten Majalengka.
Baca Juga:Gerakan Cegah Anemia Dimulai dari Ruang Kelas, Lima Siswi SMAN 5 Jadi Duta Rem CIENTAAneh! Wawali Baru Tahu, Baru Mengetahui Nama Dewas dan Direksi saat Pelantikan
Kegiatan berlangsung mulai 8 Juli hingga 30 Juli 2026 dan dibagi ke dalam 14 angkatan agar proses pembelajaran dapat berjalan lebih efektif.
Pembagian peserta ke dalam beberapa angkatan dilakukan untuk menjaga kualitas pelaksanaan orientasi, sekaligus memastikan seluruh materi dapat diterima secara optimal oleh peserta.
Selama mengikuti orientasi, para PPPK memperoleh pembekalan mengenai peran ASN, budaya kerja pemerintahan, etika pelayanan publik, hingga penguatan wawasan kebangsaan.
Ade berharap seluruh peserta mampu mengimplementasikan pengetahuan dan nilai-nilai yang diperoleh selama orientasi dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Menurutnya, peningkatan kompetensi ASN harus dilakukan secara berkelanjutan agar kualitas pelayanan publik terus meningkat seiring dengan tuntutan masyarakat.
“Orientasi ini bukan sekadar memenuhi ketentuan administrasi, tetapi menjadi bekal bagi PPPK untuk semakin profesional, memiliki integritas, disiplin, serta mampu memberikan pelayanan publik yang lebih baik. Harapannya, seluruh peserta dapat menerapkan ilmu yang diperoleh di unit kerja masing-masing,” pungkasnya. (den)
