Permintaan MBG, Harga Sembako Masih Mahal

Harga kebutuhan pokok
MASIH MAHAL: Harga sejumlah bahan kebutuhan pokok di Pasar Pasalaran masih tren naik, kemarin. Para pedagang menyebut salah satu penyebabnya karena ada permintaan MBG. FOTO: KHOIRUL ANWARUDIN/RADAR CIREBON
0 Komentar

RADARCIREBON.ID -Harga sejumlah kebutuhan pokok masyarakat di Kabupaten Cirebon masih menunjukkan tren kenaikan.

Komoditas cabai dan bawang menjadi penyumbang kenaikan paling signifikan akibat perubahan harga dari pemasok dan meningkatnya permintaan pasar, termasuk untuk memenuhi kebutuhan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Berdasarkan pantauan di Pasar Pasalaran Kecamatan Weru, Kamis (6/8), harga beras medium dijual Rp14.500/kilogram (kg), gula pasir Rp17.500/kg, dan Minyakita Rp20 ribu/liter

Baca Juga:Gerakan Cegah Anemia Dimulai dari Ruang Kelas, Lima Siswi SMAN 5 Jadi Duta Rem CIENTAAneh! Wawali Baru Tahu, Baru Mengetahui Nama Dewas dan Direksi saat Pelantikan 

Sementara itu, bawang merah dan bawang putih masing-masing dipasarkan seharga Rp40 ribu/kg.

Harga cabai merah mencapai Rp35 ribu/kg, cabai rawit merah Rp56 ribu/kg, tomat Rp12 ribu/kg, serta kubis Rp10 ribu/kg.

Untuk komoditas lain, daging ayam ras dijual Rp38 ribu/kg, daging sapi kualitas I Rp170 ribu/kg, daging sapi kualitas II Rp160 ribu/kg, minyak goreng curah Rp21 ribu/kg, minyak goreng kemasan Rp22 ribu hingga Rp23 ribu/kg, dan gula pasir premium Rp18.500/kg.

Pedagang sayur Pasar Pasalaran, Erna mengatakan, harga cabai dan bawang masih berfluktuasi mengikuti harga dari pemasok.

Menurutnya, meningkatnya permintaan bahan pangan, termasuk untuk kebutuhan program Makan Bergizi Gratis (MBG), membuat stok di tingkat pemasok lebih cepat habis sehingga harga pembelian pedagang ikut naik.

“Harga dari pemasok masih sering berubah. Permintaan juga meningkat, termasuk untuk kebutuhan MBG, sehingga beberapa komoditas cepat habis dan harga kulakan ikut naik. Kami hanya menyesuaikan harga jual,” ujarnya.

Hal senada disampaikan pedagang sembako, Rudi. Ia menyebut, pasokan dari sejumlah daerah penghasil belum sepenuhnya stabil sehingga harga beberapa kebutuhan pokok masih bertahan tinggi.

Baca Juga:Target Perubahan Arus Lalu Lintas Sukalila SeptemberDari Pelatihan yang Digelar Program Studi D-III Kebidanan Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Kampus Cirebon 

“Kalau pasokan sudah kembali lancar, mudah-mudahan harga bisa turun lagi supaya pembeli tidak terlalu terbebani,” katanya.

Meski sejumlah komoditas mengalami kenaikan harga, aktivitas jual beli di Pasar Pasalaran tetap berlangsung ramai.

Para pedagang berharap distribusi bahan pangan segera kembali normal sehingga harga kebutuhan pokok dapat kembali stabil. (awr)

0 Komentar