Ia juga mengapresiasi berbagai program ekonomi produktif yang selama ini dijalankan Baznas karena dinilai tidak hanya bersifat bantuan konsumtif, tetapi mampu mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan usaha.
“Penyaluran program ekonomi dan usaha produktif yang dilakukan Baznas adalah bentuk nyata pemanfaatan dana zakat, untuk meningkatkan kesejahteraan mustahik sekaligus membangun kemandirian ekonominya,” kata Dian.
Bupati berharap, kolaborasi yang telah terbangun dapat terus diperkuat sehingga pengelolaan zakat di Kuningan semakin optimal dan mampu menjadi salah satu instrumen pendukung pembangunan daerah. Terutama dalam upaya pengentasan kemiskinan, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta penguatan ekonomi umat.
Baca Juga:PKB Kuningan Kritik APBD 2025: WTP Bukan Tolok Ukur, PAD Seret-Belanja Pegawai DominanEuforia Juara Nasional, Proton FC Diarak Keliling Kuningan, Siap Datangkan Pemain Asing Musim Depan
Pertemuan dihadiri pula Asda I Drs H Deniawan, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat, Ketua Baznas Kuningan H Yusron Kholid serta jajaran Wakil Ketua Baznas Kuningan yakni H Syarifudin, Asep Z Fauzi, Adang Romadona, dan Abdul Jalil Hermawan. (ags)
