RADARCIREBON.ID– Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, untuk meningkatkan kualitas tata kelola zakat di Indonesia. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui pertemuan strategis di Pendopo Kuningan, sebagai bagian dari agenda pembinaan dan penguatan kelembagaan Baznas Kuningan.
Pertemuan itu menjadi momentum penting untuk mempererat koordinasi antara Baznas RI, Baznas Kuningan, dan Pemda Kuningan. Selain memperkuat kelembagaan, langkah tersebut juga diarahkan agar pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di daerah semakin profesional, transparan, akuntabel, serta mampu memberikan dampak yang lebih besar terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Pimpinan Baznas RI Bidang Organisasi, Kelembagaan, dan Pembinaan Daerah, Hj Saidah Sakwan mengapresiasi, komitmen Pemda Kuningan yang dinilai konsisten mendukung penguatan kelembagaan Baznas di daerah. Kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah dan Baznas, menjadi fondasi penting dalam mengoptimalkan penghimpunan sekaligus pendayagunaan dana zakat untuk mendukung berbagai program pemberdayaan masyarakat.
Baca Juga:PKB Kuningan Kritik APBD 2025: WTP Bukan Tolok Ukur, PAD Seret-Belanja Pegawai DominanEuforia Juara Nasional, Proton FC Diarak Keliling Kuningan, Siap Datangkan Pemain Asing Musim Depan
“Kami sangat mengapresiasi dukungan dan komitmen kuat dari Bapak Bupati yang terus bersinergi, dalam memperkuat kelembagaan Baznas Kuningan agar menjadi lebih profesional, transparan, dan berdampak luas bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, penguatan kelembagaan merupakan salah satu prioritas Baznas RI agar pengelolaan zakat di setiap daerah memiliki sistem tata kelola yang baik dan akuntabel. Dengan kelembagaan yang semakin kuat, berbagai program sosial maupun pemberdayaan ekonomi produktif diyakini dapat berjalan lebih efektif serta tepat sasaran.
Ia menambahkan, pembinaan dan pendampingan yang dilakukan Baznas RI tidak hanya bertujuan meningkatkan kapasitas organisasi, tetapi juga memastikan setiap program mampu menciptakan manfaat yang berkelanjutan.
“Melalui koordinasi yang intensif ini, kami ingin memastikan seluruh bantuan yang disalurkan benar-benar mampu mengubah mustahik menjadi muzaki baru,” tegasnya.
Saidah berharap sinergi yang semakin erat antara Baznas RI, Baznas Kuningan, dan Pemda Kuningan mampu memperluas jangkauan program pemberdayaan ekonomi produktif sehingga berkontribusi terhadap peningkatan taraf hidup masyarakat sekaligus menekan angka kemiskinan.
Sementara Bupati Dr H Dian Rachmat Yanuar menyambut baik langkah penguatan sinergi yang dilakukan Baznas RI. Zakat merupakan instrumen strategis dalam pembangunan kesejahteraan sosial apabila dikelola secara profesional, transparan, dan tepat sasaran.
