Perkuat Tata Kelola Data Desa Lewat Program Desa Cantik 2026

Wakil Bupati Indramayu H Syaefudin
Wakil Bupati Indramayu H Syaefudin (pakai peci) bersama Kepala BPS Kabupaten Indramayu Januarto Wibowo, saat mencanangkan Program Desa Cantik.
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Berbagai langkah dan upaya untuk menghadirkan pembangunan yang semakin tepat sasaran, terus diperkuat oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu. Salah satunya melalui penguatan kualitas data di tingkat desa, yakni lewat Program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) Tahun 2026.

Melalui program ini, Pemkab Indramayu bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Indramayu mendorong desa memiliki kemampuan mengelola data secara mandiri, akurat, dan berkualitas sebagai dasar perencanaan pembangunan. Untuk pelaksanaan Program Desa Cantik Tahun 2026, telah ditetapkan tiga desa di Kecamatan Sindang sebagai lokasi program, yakni Desa Terusan, Desa Panyindangan Kulon, dan Desa Dermayu.

Wakil Bupati Indramayu, H Syaefudin menyampaikan apresiasi atas hadirnya Program Desa Cantik sebagai upaya membangun desa yang memiliki kekuatan data dan tata kelola pemerintahan yang semakin baik. Program Desa Cantik yang diinisiasi BPS menjadi langkah strategis dalam meningkatkan penyelenggaraan statistik di tingkat desa.

Baca Juga:Produk Baru Koperasi ANAS Majalengka, Nabung 5 Juta Bisa Kurban Setiap Tahun Selama 5 TahunTelusuri Jalan Berbatu, Menemukan Ketenangan Jiwa di Pantai Panjiwa Sumbermas

“Hadirnya Program Desa Cinta Statistik mendorong terwujudnya desa yang cerdas, memiliki data yang memadai, serta desa yang kuat dengan dukungan perangkat, masyarakat, dan seluruh elemen yang saling mendukung. Kami mengapresiasi tiga desa yang menjadi lokus program ini dan berharap sinergi bersama pemerintah desa terus terjalin,” ujarnya.

Syaefudin mengatakan, keberadaan data yang berkualitas menjadi fondasi penting dalam menentukan arah pembangunan daerah. Data yang tersedia di tingkat desa mampu memperkuat perencanaan sehingga program yang disusun benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Melalui pendampingan dan pembinaan, desa diarahkan agar mampu menghasilkan data yang dapat dimanfaatkan untuk penyusunan kebijakan berbasis bukti serta evaluasi pembangunan yang lebih efektif.

“Semangat kolaborasi pentahelix ini selaras dengan visi Indramayu REANG, sehingga data yang dimiliki desa dapat dikelola dengan baik untuk mendukung pembangunan dan mewujudkan Indramayu yang semakin baik,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Indramayu, Januarto Wibowo menjelaskan, Program Desa Cantik menjadi langkah untuk membangun budaya sadar data di tingkat desa melalui peningkatan kapasitas aparatur dalam mengelola dan memanfaatkan statistik untuk pembangunan.

0 Komentar