RADARCIREBON.ID – Di balik hamparan tambak dan jalan tanah yang bergelombang di Desa Ilir, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, tersembunyi satu destinasi wisata pesisir yang belakangan mulai ramai diperbincangkan. Yaitu, eksotisnya Pantai Panjiwa Sumbermas. Objek wisata ini dikelola secara swadaya oleh masyarakat setempat, yang tergabung dalam Kelompok Mangrove Lestari.
Perjalanan menuju pantai ini bukan tanpa tantangan. Menggunakan sepeda motor, tim harus melewati akses jalan berupa tanah yang bergelombang dan berdebu. Kondisi ini menandakan secara jelas bahwa Pantai Panjiwa Sumbermas merupakan objek wisata bahari yang masih minim sentuhan infrastruktur. Sekaligus menjadi bagian dari daya tarik tersendiri bagi pengunjung yang menyukai wisata alam yang belum terlalu ramai.
Untuk masuk ke lokasi wisata, pengunjung hanya dikenakan tarif sebesar Rp5.000 per orang, ditambah biaya parkir sepeda motor sebesar Rp5.000.
Baca Juga:24 Ribu Liter Air Bersih Dibagikan ke Pakembangan GarawangiSumber Air Mengering, Warga Kedung Kencana Gotong Royong Bangun Sarana Penyedia Air Bersih
Tarif yang tergolong ramah di kantong ini, sejalan dengan konsep wisata yang ditawarkan, yakni sederhana, apa adanya, dan jauh dari kesan komersialisasi yang berlebihan.
Pengurus Kelompok Mangrove Lestari, Warsum (51), yang tergabung dalam tim pemeliharaan kawasan wisata Pantai Panjiwa, mengatakan, perlu usaha keras dan perjalanan panjang dalam pengelolaan pantai tersebut hingga bisa dinikmati wisatawan seperti sekarang.
Ia mengungkapkan, Pantai Panjiwa Sumbermas resmi beroperasi sebagai kawasan wisata sejak tahun 2012 dan status pengelolaannya kini telah berbadan hukum. Namun, perjalanan menuju kondisi pantai yang rindang seperti sekarang, bukanlah proses yang instan, melainkan membutuhkan waktu yang panjang.
“Dulu, pantai ini gundul, tidak ada pohon. Alhamdulillah, berkat usaha dan kerja keras, deretan pohon yang kini menaungi bibir pantai dan menjadi ciri khas Panjiwa Sumbermas, merupakan hasil penanaman yang diinisiasi langsung oleh Kelompok Mangrove Lestari,” terang Warsum.
Sedangkan terkait nama, Warsum menjelaskan bahwa nama Sumbermas yang melekat pada pantai ini, diambil dari nama sungai setempat, yakni Sungai Sumbermas, yang mengalir di sekitar kawasan tersebut.
Sementara itu, kata “Panjiwa” sendiri merupakan singkatan dari “Pantai Jiwa”, yang menggambarkan suasana pantai yang mampu menenangkan jiwa para pengunjungnya.
