RADARCIREBON.ID – Institut Prima Bangsa (IPB) Cirebon menerima kunjungan Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IV, Dr Lukman ST MHum, Rabu (26/8).
Kegiatan yang diikuti sekitar 40 dosen tetap IPB Cirebon itu, merupakan bagian dari pembinaan dan pendampingan pengembangan karier dosen.
Dalam kesempatan itu, Dr Lukman memaparkan berbagai tahapan yang perlu ditempuh dosen untuk mengembangkan karier akademik, termasuk proses pencapaian jabatan akademik hingga jenjang guru besar.
Baca Juga:BJ Home Building Expo 2026, Hadirkan Beragam Kebutuhan Rumah dengan Promo MenarikPemkab Cirebon Siapkan Perbaikan Ratuasan Rutilahu
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik IPB Cirebon, Dr Metta Mariam SKom MPd mengatakan, kegiatan pendampingan tersebut menjadi momentum penting untuk memberikan pemahaman dan motivasi kepada para dosen dalam menetapkan target pengembangan karier akademik.
“Harapannya, para dosen tetap IPB Cirebon memiliki target pengembangan karier hingga mencapai jabatan guru besar. Untuk itu, terdapat sejumlah tahapan yang perlu ditempuh dan dipersiapkan sejak dini,” ujar Metta.
Selain membahas pengembangan karier dosen, kunjungan tersebut juga memberikan motivasi kepada IPB Cirebon untuk terus meningkatkan mutu perguruan tinggi dan program studi.
Dorongan tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan capaian akreditasi institut maupun program studi.
Lebih lanjut, dikatakan Metta, IPB Cirebon yang saat ini telah memiliki capaian akreditasi baik, diharapkan dapat terus berkembang hingga meraih predikat unggul.
Menurutnya, peningkatan mutu akademik dan akreditasi tidak semata-mata ditujukan untuk memperoleh predikat, tetapi juga merupakan bagian dari upaya meningkatkan kepercayaan masyarakat serta daya tarik IPB Cirebon sebagai pilihan untuk melanjutkan pendidikan.
“Harapannya, melalui motivasi dari Kepala LLDIKTI Wilayah IV, capaian yang saat ini sudah baik dapat terus ditingkatkan hingga mencapai predikat unggul. Hal ini tentu akan menjadi daya tarik bagi masyarakat untuk menempuh pendidikan di IPB Cirebon,” katanya. (awr/opl)
