Street Coffee Marak, Ini Usulan untuk Pemkot, Segera Benahi Parkir, dan Revitalisasi Lantai Dua Plaza Panjunan

street coffee di Cirebon
MELUBER: Aktivitas street coffee di Jalan Bahagia, kawasan Plaza Panjunan, Kota Cirebon, semakin ramai pada sore hingga malam hari. FOTO: ADE GUSTIANA/RADAR CIREBON
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Kawasan Jalan Syarief Abdurrahman atau yang dikenal warga sebagai Jalan Bahagia kini semakin ramai. Ruang publik Plaza Panjunan yang sebelumnya sepi mulai dipadati aktivitas anak muda dan pelaku usaha street coffee dari sore hingga malam hari.

Geliat usaha tersebut turut menggerakkan perekonomian warga sekitar RW 08, Kelurahan Panjunan. Namun, meningkatnya aktivitas di kawasan itu juga memunculkan persoalan terkait penataan parkir dan kondisi Plaza Panjunan.

Tokoh masyarakat Panjunan, Kang Isnain, menilai kehadiran anak muda dan pelaku UMKM memberikan dampak positif bagi perekonomian warga. Namun, Pemkot Cirebon dinilai perlu segera membenahi persoalan parkir yang mulai meluber ke badan jalan.

Baca Juga:Pesan Damai di Balik Denting Gamelan, Diplomasi Kultural Wali Songo yang Bertahan Ratusan TahunAtraksi Wushu Genta Suci Memukau

“Tinggal dari pemerintah perlu lebih memperhatikan, yang paling utama soal penataan parkir agar lebih tertata dan tidak mengganggu pengguna jalan,” ujar Isnain.

Menurutnya, kepadatan kendaraan terutama terjadi pada sore hingga malam hari seiring meningkatnya jumlah pengunjung street coffee. Kondisi tersebut perlu diantisipasi agar aktivitas ekonomi tidak mengganggu kelancaran lalu lintas.

Selain persoalan parkir, warga juga menyoroti kondisi lantai dua Plaza Panjunan yang sudah lama tidak difungsikan. Ruang tersebut dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan dan diintegrasikan dengan aktivitas ekonomi di kawasan tersebut.

Isnain mengusulkan agar lantai dua Plaza Panjunan direvitalisasi menjadi pasar budaya atau pusat oleh-oleh dan suvenir khas Cirebon.

Menurutnya, Panjunan memiliki sejarah sebagai salah satu sentra kerajinan gerabah khas Cirebon yang kini semakin tergerus. Pemanfaatan kembali Plaza Panjunan dinilai dapat menjadi momentum untuk menghidupkan kembali kerajinan tersebut.

“Lantai dua plaza ini kalau diperbaiki bisa dijadikan pasar budaya atau pusat oleh-oleh suvenir khas Cirebon. Dulu Kampung Panjunan terkenal dengan kerajinan gerabah, tetapi sekarang semakin punah. Lewat tempat ini kerajinan tersebut bisa kita angkat kembali,” jelasnya.

Ia menilai integrasi antara street coffee di lantai dasar dan pusat kerajinan lokal di lantai dua dapat menjadi salah satu cara menghidupkan kembali Plaza Panjunan.

Baca Juga:Santri Al Hikmah Bobos Juara 1 Panahan Jawa BaratAhmad Dzu Izzin Terpilih Pimpin GP Ansor Kota Cirebon 2026-2030

Dengan penataan parkir yang lebih tertib serta pemanfaatan ruang yang belum difungsikan, kawasan Panjunan dinilai berpotensi berkembang menjadi salah satu pusat wisata dan ekonomi kreatif baru di Kota Cirebon. (ade)

0 Komentar