TJSL PNM Sentuh Langsung Keluarga Nasabah, 18 Anak Ikuti Sunatan Massal di Walahar

Pemimpin Cabang PNM Cirebon Wina Rustiani saat meresmikan kegiatan khitanan masal.
Pemimpin Cabang PNM Cirebon Wina Rustiani saat meresmikan kegiatan khitanan masal.
0 Komentar

Pelaksanaan kegiatan mendapat dukungan dari Pemerintah Desa Walahar. Kepala Desa Walahar, Sujana, bersama aparat desa, Risman, turut mendampingi kegiatan tersebut. Sementara layanan kesehatan ditangani tim medis dari Klinik Pratama, sehingga proses sunatan berlangsung dengan dukungan tenaga kesehatan yang memadai.

Bagi keluarga peserta, kegiatan tersebut memberikan manfaat bukan hanya sebuah layanan kesehatan. Kehadiran PNM membantu meringankan kebutuhan keluarga sekaligus mempererat hubungan antara perusahaan, nasabah, pemerintah desa, dan masyarakat. Pola seperti ini memperlihatkan bagaimana TJSL dapat dirancang dengan pendekatan yang dekat dengan kebutuhan penerima manfaat.

Kehadiran PNM melalui Mekaar sendiri memang tidak hanya berorientasi pada pembiayaan. PNM menempatkan pemberdayaan sebagai bagian penting dalam mendukung keluarga prasejahtera agar mampu mengembangkan usaha dan meningkatkan kualitas kehidupannya. PNM juga memiliki berbagai program TJSL di bidang sosial, kesehatan, pangan, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat.

Baca Juga:Kejurkab PBSI Cirebon 2026 Sukses, PB Trisakti Raih Juara UmumPembakar Hutan Terancam Penjara Lebih dari Empat Tahun

Di sisi lain, rangkaian program TJSL PNM Cabang Cirebon sebelumnya juga menunjukkan cakupan kepedulian yang beragam. Salah satunya program PNM Green Impact berupa penanaman 200 pohon produktif yang menjadi bagian dari kepedulian terhadap lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. Juga TJSL untuk pendidikan anak usia dini, dengan menghadirkan Ruang Pintar di Cirebon dan Kuningan. Berbagai kegiatan tersebut menunjukan PNM dapat menghadirkan manfaat yang lebih luas, tidak hanya bagi nasabah, tetapi juga keluarga dan masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.

Melalui sunatan massal di Walahar, PNM kembali menunjukkan pendekatan pemberdayaan yang menyentuh kehidupan masyarakat secara langsung. Dari mendukung usaha melalui Mekaar hingga menghadirkan program sosial dan lingkungan, PNM berupaya membangun hubungan jangka panjang dengan nasabah dan komunitas. Bagi 18 anak peserta dan keluarganya, kegiatan tersebut menjadi bentuk sederhana namun berarti dari kehadiran PNM di tengah masyarakat. (bud)

0 Komentar