Warga Purwasari Sampaikan Aspirasi Infrastruktur hingga Irigasi

Ist 
Sejumlah persoalan pembangunan dan pelayanan publik disampaikan warga Desa Purwasari, Kecamatan Garawangi, Kabupaten Kuningan, saat kegiatan reses Anggota DPRD Kuningan dari Fraksi Golkar, Harnida Darius, Kamis (27/8).
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Sejumlah persoalan pembangunan dan pelayanan publik disampaikan warga Desa Purwasari, Kecamatan Garawangi, Kabupaten Kuningan, saat kegiatan reses Anggota DPRD Kuningan dari Fraksi Golkar, Harnida Darius.

Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan berbagai aspirasi yang masih menjadi kebutuhan di lingkungan desa. Salah satunya terkait sejumlah program pembangunan di setiap dusun, yang hingga kini belum terealisasi melalui anggaran desa.

Warga juga menyoroti sejumlah wilayah yang masih rawan longsor, terutama ketika hujan deras turun. Kondisi tersebut dikhawatirkan berdampak terhadap akses warga, maupun jaringan irigasi yang menunjang aktivitas pertanian.

Baca Juga:Berantas Knalpot Brong, Satlantas Polres Kuningan Gencarkan SosialisasiKrisis Air Bersih Melanda Puluhan Keluarga di Desa Cihanjaro Kuningan 

Persoalan irigasi menjadi salah satu aspirasi yang cukup menonjol, termasuk pupuk subsidi bagi petani. Warga berharap adanya fasilitasi dan perhatian terhadap jaringan irigasi, termasuk ketersediaan air untuk lahan pertanian agar produktivitas pertanian tetap terjaga.

Selain infrastruktur, persoalan sampah juga turut disampaikan. Warga mengakui masih terdapat kebiasaan sebagian masyarakat membuang sampah sembarangan, sehingga menjadi persoalan lingkungan yang membutuhkan penanganan bersama.

Aspirasi lain berkaitan dengan rencana pemindahan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) ke lahan milik desa. Jika terealisasi, gedung PAUD yang saat ini berada di lingkungan kantor desa dapat dipindahkan. Sehingga ruang aula desa bisa lebih luas dan dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan masyarakat.

Terlebih, mereka menilai kemampuan anggaran desa saat ini semakin terbatas. Hak ini tak terlepas adanya kebijakan pengalokasian anggaran untuk program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), sehingga pembangunan fisik di tingkat desa ikut terdampak.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Harnida Darius mengatakan kegiatan reses merupakan bagian dari kewajiban anggota DPRD, sekaligus menjadi ruang untuk mendengarkan secara langsung persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Reses ini merupakan ruang bagi kami untuk menyerap aspirasi warga. Kami datang bersilaturahmi dengan konstituen, mendengarkan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat, sekaligus menyampaikan apa yang sudah dan sedang dikerjakan oleh anggota dewan,”kata Harnida.

Terkait persoalan longsor yang berdampak terhadap jaringan irigasi, Harnida menyatakan akan membahasnya lebih lanjut dengan instansi terkait. Aspirasi yang berkaitan dengan kewenangan pemerintah daerah perlu dikomunikasikan, agar dapat dicarikan solusi sesuai kemampuan anggaran dan kewenangan masing-masing.

0 Komentar