Sutradara dan Pemain Film Aplikasi Iblis Sapa Penonton di Cirebon

film Aplikasi Iblis
MEET AND GREAT: Sutradara dan pemain film Aplikasi Iblis menyapa penonton di Cirebon. FOTO: APRIDISTA SITI RAMDHANI/RADAR CIREBON
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Kota Cirebon terpilih sebagai salah satu lokasi spesial screening film Aplikasi Iblis. Pemutaran khusus yang berlangsung di XXI CSB Mall tersebut dihadiri langsung sutradara Dimas Anggara bersama dua pemeran utama, Dosma Hazenbosch dan Junior Roberts.

Film produksi NIH Pictures itu menjadi debut Dimas Anggara sebagai sutradara film horor. Mengusung genre urban supernatural horror, Aplikasi Iblis mengisahkan Arya, diperankan Junior Roberts, yang berusaha kembali terhubung dengan kekasihnya, Laras, setelah perempuan tersebut meninggal dunia.

Kerinduan dan kepercayaan Arya bahwa orang yang telah meninggal dapat kembali mempertemukannya dengan sebuah aplikasi misterius. Namun, aplikasi tersebut justru membuka pintu bagi sesuatu yang berbahaya.

Baca Juga:Pemerintah Kabupaten Cirebon Awasi Distribusi, Cegah Penimbunan Bahan PokokPorprov Jabar 2026, Kontingen Cirebon Kirim 391 Atlet dari 38 Cabor, Target Masuk 15 Besar

Dimas memadukan drama romantis dengan teror horor yang dinilai dekat dengan kehidupan masyarakat saat ini, terutama penggunaan teknologi dan aplikasi digital.

“Ketika kita semua memakai sebuah aplikasi untuk bisa terkoneksi dengan orang yang kita sayangi, apa pun jenis aplikasinya. Bedanya, aplikasi di film ini bisa menghubungkan dengan arwah orang yang sudah meninggal,” ujar Dimas.

Selain Junior Roberts dan Dosma Hazenbosch, film ini dibintangi Aldo Irawan Putra, Aulia Deas, Ruth Marini, serta penampilan khusus Della Dartyan. Aplikasi Iblis dijadwalkan tayang serentak di bioskop pada 15 Oktober 2026.

Melalui film tersebut, Dimas juga ingin menyampaikan pesan mengenai penggunaan gawai secara bijak. Menurutnya, teknologi dapat memberikan manfaat, tetapi juga berpotensi menimbulkan dampak buruk apabila digunakan secara berlebihan atau tidak tepat.

“Gadget bisa mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat. Jangan sampai terlalu adiktif dalam penggunaannya,” pesannya.

Sementara itu, Dosma Hazenbosch yang memerankan Laras mengaku tidak mengalami kesulitan berarti saat memainkan karakter tersebut. Laras digambarkan sebagai perempuan yang menyayangi kekasihnya, mandiri, dan baik.

Namun, Dosma harus melakukan riset khusus ketika memerankan Laras setelah menjadi arwah. Ia mempelajari bagaimana karakter hantu ditampilkan melalui gerak tubuh, cara berbicara hingga tatapan mata.

Baca Juga:Polresta Cirebon Terjunkan Water Canon Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak KekeringanKomisi I DPRD Cirebon Tegaskan Semua SKPD Berbasis Risiko Wajib Ikut Bimtek 

“Salah satu yang membutuhkan riset saat memerankan Laras yang sudah menjadi hantu adalah bagaimana cara menjadi hantu, mulai dari gelagat, cara bicara, tatapan kosong dan lainnya,” ujar Dosma.

0 Komentar