APEMI Respons Tantangan Wamendes PDT untuk Susun Modul Budidaya Melon Nasional

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal
KEBERSAMAAN: Pengurus Asosiasi Petani Melon Indramayu (APEMI) bersama Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal RI Ahmad Riza Patria foto bareng usai membahas pengembangan budidaya melon. Foto: IST/RADAR INDRAMAYU
0 Komentar

“Kemarin Pak Wamendes juga menyarankan agar dari 31 kecamatan di Kabupaten Indramayu, setiap kecamatan memiliki satu titik fokus budidaya melon. Ini merupakan bentuk dukungan luar biasa dari Kemendes PDT. Jika terealisasi, dampaknya akan sangat baik karena kebutuhan melon lokal dapat terpenuhi secara stabil,” jelas Ryan.

Sementara itu, Pengawas APEMI, Asep Rummi menilai, dukungan dari Kemendes PDT RI menjadi peluang besar bagi perkembangan petani melon di Kabupaten Indramayu. Menurutnya, permintaan penyusunan modul budidaya melon menjadi kesempatan berharga bagi APEMI untuk memberikan kontribusi nyata kepada para petani.

Asep mengatakan, modul tersebut nantinya akan disusun untuk membantu petani. Baik yang sudah menjalankan usaha budidaya melon maupun yang baru akan memulai. Agar memiliki pengetahuan yang memadai sehingga usaha yang dijalankan dapat berlangsung lebih efektif, efisien, dan layak secara ekonomi maupun bisnis.

Baca Juga:Rangka Depan Motor Patah, Damkar Indramayu Bantu EvakuasiArsenal Kokoh di Puncak Setelah Kalahkan Burnley, Gelar Liga Inggris Kian Dekat

“Ada dua hal yang sangat mahal dalam kehidupan, yaitu waktu dan kesempatan. Keduanya telah diberikan Kemendes kepada kami. Tentu APEMI tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini. Kami akan menyusun modul terbaik untuk membantu mewujudkan visi Asta Cita keenam Presiden Prabowo Subianto, yakni membangun dari desa sebagai bentuk kontribusi anak bangsa demi kesejahteraan masyarakatnya sendiri,” pungkasnya. (oni)

0 Komentar