COMO – Jika AS Roma dan AC Milan gagal meraih kemenangan pada laga terakhir Serie A Italia, Senin (25/5) dini hari WIB, sementara Como 1907 mampu mengamankan 3 poin, maka musim depan nama Indonesia berpotensi semakin sering terdengar di panggung sepak bola Eropa. Como 1907 kini menjadi salah satu fenomena menarik di Italia.
Ya, klub yang dulunya kurang diperhitungkan itu perlahan menjelma sebagai kekuatan baru berkat sentuhan Djarum Group, konglomerasi asal Indonesia yang dikenal memiliki perhatian besar terhadap dunia olahraga.
Bagi publik Italia, kebangkitan Como mungkin terasa mengejutkan. Namun bagi masyarakat Indonesia yang mengikuti kiprah Djarum dalam pembinaan olahraga, khususnya bulu tangkis, keberhasilan tersebut bukan sesuatu yang terlalu mengejutkan.
Baca Juga:Pemkab Indramayu Intensifkan Betonisasi Jalan, Ruas Karangsinom–Gabuskulon dan Kedungdawa DirekonstruksiAPEMI Respons Tantangan Wamendes PDT untuk Susun Modul Budidaya Melon Nasional
Beberapa tahun lalu, sulit membayangkan Como bisa masuk dalam persaingan elite sepak bola Italia. Kini, klub tersebut bahkan telah memastikan diri tampil di Liga Europa musim depan. Liga Europa sendiri merupakan kompetisi antarklub level kedua di Eropa setelah Liga Champions.
Musim depan, Serie A memeroleh tujuh slot untuk kompetisi Eropa, yakni empat tiket Liga Champions, dua Liga Europa, dan satu tempat di Liga Conference Europa.
Saat ini, Como mengoleksi 68 poin dan menempati posisi kelima klasemen sementara Serie A. Mereka bahkan unggul selisih gol atas Juventus yang berada tepat di bawahnya. Jarak poin Como dan Juventus dengan AC Milan serta AS Roma yang berada di posisi ketiga dan keempat hanya terpaut dua angka.
Baik Como maupun Juventus, sudah dipastikan tampil di Liga Europa setelah Inter Milan berhasil menjuarai Coppa Italia. Namun, peluang keduanya untuk lolos ke Liga Champions masih terbuka apabila Milan dan Roma gagal menang, sementara mereka sukses meraih kemenangan di laga terakhir, dini hari tadi WIB.
Como akan menghadapi Cremonese yang sedang berjuang menghindari degradasi. Di sisi lain, Roma dijamu Verona yang sudah dipastikan turun kasta. Milan menghadapi Cagliari, sedangkan Juventus bertandang ke markas Torino.
Jika melihat perjalanan Como musim ini, banyak orang dibuat takjub dengan pencapaian mereka. Como menjadi salah satu dari empat tim dengan jumlah kekalahan paling sedikit sepanjang musim, bahkan lebih baik dibanding Napoli yang hampir dipastikan finis di posisi kedua di bawah Inter Milan.
