RADARCIREBON.ID – Kepengurusan baru PPP Kuningan langsung tancap gas menyusun strategi menghadapi Pemilu 2029. Di bawah komando Ali Akbar, partai berlambang Kakbah tersebut menargetkan perolehan minimal lima kursi di DPRD Kuningan sebagai langkah awal mengembalikan kekuatan politik PPP di daerah.
Target itu menjadi bagian dari agenda konsolidasi dan revitalisasi partai setelah melalui berbagai dinamika internal dalam beberapa tahun terakhir. Ali Akbar menegaskan, pembenahan organisasi dan penguatan basis dukungan menjadi prioritas utama untuk menghadapi persaingan politik yang semakin kompetitif.
Menurutnya, PPP harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman agar tetap relevan di tengah perubahan perilaku pemilih, khususnya generasi muda yang kini menjadi segmen penting dalam kontestasi politik.
Baca Juga:Kuningan Terima Rp10,8 Miliar dari Program Inpres Jalan DaerahGen Z Jadi Sasaran Empuk Radikalisme di Media Sosial, Diskominfo Kuningan Angkat Alarm
“PPP tidak bisa lagi menggunakan pola-pola lama. Kita harus hadir dengan wajah baru yang lebih adaptif agar bisa diterima oleh generasi muda,” ujar Ali Akbar.
Sebagai langkah memperkuat soliditas internal, Ali mengaku telah melakukan silaturahmi dengan sejumlah tokoh senior PPP Kuningan, di antaranya Dr Toto, H Momon, dan H Uus. Pertemuan tersebut dilakukan untuk menyerap masukan sekaligus menyatukan visi dalam membangun kembali kekuatan partai.
Menurut Ali, para senior memberikan berbagai pandangan strategis dan dukungan moral yang menjadi modal penting dalam upaya mengembalikan kejayaan PPP di Kabupaten Kuningan.
Ia meyakini pengalaman dan jejaring para tokoh senior akan menjadi fondasi kuat bagi kepengurusan baru dalam menjalankan program konsolidasi partai hingga tingkat akar rumput.
Menghadapi Pemilu 2029, PPP Kuningan juga akan memperkuat hubungan dengan kalangan pesantren dan warga Nahdliyin yang selama ini memiliki kedekatan historis dengan partai. Langkah tersebut diharapkan dapat memperluas basis dukungan sekaligus memperkuat posisi PPP dalam peta politik daerah.
“Pesantren dan warga nahdliyin merupakan bagian dari sejarah perjuangan PPP. Hubungan itu harus terus dijaga dan diperkuat,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris DPC PPP Kuningan Masuri menegaskan bahwa target lima kursi DPRD bukan sekadar slogan politik, melainkan harus diwujudkan melalui kerja organisasi yang terukur dan berkelanjutan.
Baca Juga:Pemotor Tewas Setelah Bertabrakan dengan Truk di KalimanggisCemburu Berujung Maut, Pria Asal Cirebon Ditetapkan Tersangka Penganiayaan di Tamkot Kuningan
Menurutnya, agenda terdekat yang akan dilakukan adalah konsolidasi internal melalui pelantikan kepengurusan, serta pembentukan struktur partai hingga tingkat kecamatan dan desa. Langkah tersebut juga menjadi bagian dari persiapan menghadapi verifikasi partai politik menjelang Pemilu.
