RADARCIREBON.ID – Persoalan sampah di Kabupaten Cirebon semakin memprihatinkan. Tumpukan sampah kini tidak hanya terlihat di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) resmi, tetapi juga mulai bermunculan di pinggir jalan, lahan kosong, saluran air, hingga dekat pusat aktivitas masyarakat.
Salah satu titik yang kondisinya cukup parah berada di TPS Cirebon Girang, Kecamatan Talun.
Berdasarkan pantauan di lapangan, volume sampah yang terus meningkat membuat kapasitas penampungan tidak lagi mencukupi. Akibatnya, sampah meluber hingga ke bahu jalan dan mengganggu pengguna jalan.
Baca Juga:Promo Hemat di Lionsport Billiard Peringati HAN 2026, Ajak Pelajar Lestarikan Seni Lukis Kaca Khas Cirebon
“Sudah cukup lama kondisinya seperti ini. Sampah belum diangkut sampai meluber ke jalan,” ujar Yanto, warga sekitar.
Ia berharap, pemerintah segera melakukan penanganan agar kondisi tersebut tidak semakin parah.
Namun, menurutnya, penutupan TPS bukan menjadi solusi karena justru berpotensi memunculkan titik pembuangan sampah liar baru.
“Tidak perlu ditutup. Setelah TPS di Desa Kecomberan ditutup, sekarang banyak warga yang membuang sampah ke sini,” katanya.
Menurutnya, jika TPS Cirebon Girang juga ditutup, masyarakat dikhawatirkan akan membuang sampah sembarangan di berbagai lokasi.
“Kalau ini ditutup juga, khawatirnya nanti warga malah buang sampah sembarangan. Akhirnya TPS liar semakin banyak,” tegasnya.
Permasalahan sampah juga terlihat di sejumlah lokasi lainnya. Di kawasan Stadion Ranggajati, tumpukan sampah tampak menggunung di sisi selatan tribun.
Baca Juga:STMIK IKMI Cirebon Jadi Motor Kolaborasi Riset dan Inovasi DaerahDari Acara Peringatan Hari Jadi ke-47 RSUD Arjawinangun
Sampah plastik, sisa makanan, serta dedaunan kering bercampur dan dibiarkan menumpuk.
Kondisi serupa juga terjadi di kawasan eks Terminal Weru, Desa Weru Lor, Kecamatan Weru.
Kontainer sampah yang tersedia terlihat penuh, sementara sebagian sampah meluber ke luar area penampungan.
Hingga berita ini diturunkan, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cirebon belum memberikan tanggapan terkait persoalan penumpukan sampah di sejumlah titik tersebut. (awr)
