RADARCIREBON.ID- JAKARTA- Menteri Perhubungan (Memhub) Dudy Purwagandhi menyampaikan bahwa pemerintah menyiapkan stimulus ekonomi melalui sektor transportasi menjelang liburan sekolah serta pada periode Natal dan Tahun Baru. Kebijakan ini diarahkan untuk menjaga mobilitas masyarakat tetap terjangkau sekaligus mendorong perputaran ekonomi nasional. Stimulus tersebut mencakup seluruh moda transportasi.
Kemenhub, kata Dudy, menyiapkan sejumlah stimulus transportasi, meliputi semua moda transportasi, baik darat, laut, udara, dan kereta api. Diharapkan dengan pemberlakukan stimulus ini, masyarakat bisa memanfaatkannya sehingga bisa mendapatkan tiket dengan harga yang terjangkau. “Selanjutnya, dengan meningkatnya mobilitas masyarakat, diharapkan terjadi pertumbuhan ekonomi yang baik selama liburan sekolah,” jelas Menhub Dudy pada acara Media Briefing di Jakarta, kemarin.
Pada periode libur sekolah 2026, Kemenhub menyiapkan diskon tiket kereta api ekonomi sebesar 30% untuk 1.174.624 penumpang. Potongan ini berlaku untuk semua KA Komersil kelas Ekonomi (150 KA reguler dan 26 KA tambahan) di semua lintas pelayanan Jawa dan Sumatra Utara. Selain itu, angkutan laut mendapat diskon 30% tarif dasar untuk 693.690 penumpang yang berlaku untuk seluruh penumpang kabin ekonomi pada seluruh ruas trayek kapal penumpang.
Baca Juga:Koperasi Masih Terkendala Lahan, di Kesambi Menyempil di Sudut Lampu MerahKendala Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih, Takut Hukum, Anggaran Tak Kunjung Cair
Pada angkutan penyeberangan, diberikan pembebasan 100% tarif jasa kepelabuhanan untuk 164.087 penumpang dan 377.334 kendaraan. Ini berlaku untuk penumpang pejalan kaki dan kendaraan Golongan II dan Golongan IV A (14 Pelabuhan dan 7 Lintasan). Sementara, pada angkutan udara diberlakukan pembebasan PPN 100% dari tarif dasar penerbangan (TDP) untuk 2.370.568 penumpang yang berlaku untuk seluruh penerbangan dalam negeri.
Di sisi lain, Kemenhub juga menyiapkan penguatan konektivitas transportasi di Jakarta melalui sejumlah proyek strategis. Fokusnya antara lain beautifikasi Stasiun Gambir, pembangunan Stasiun JIS, pengembangan TOD Sudirman, dan peningkatan elektrifikasi lintas Tanah Abang–Rangkasbitung.
Stasiun Gambir rencananya akan dikembangkan untuk melayani kereta jarak jauh sekaligus layanan kereta rel listrik (KRL) agar akses masyarakat semakin mudah. Dengan penampilan baru Stasiun Gambir, Menhub Dudy berharap stasiun ini menjadi wajah baru layanan kereta api di Jakarta.
Menhub juga menegaskan dukungan terhadap layanan kereta api menuju kawasan JIS dan Ancol melalui stasiun baru yang terintegrasi dengan transportasi publik lainnya.
