Pembangunan Tanggul Ambulu, Sisi Barat Tuntas, Sisi Timur Tunggu APBDP

tanggul di Ambulu Cirebon
TERHENTI: Pihak DPUTR Kabupaten Cirebon menerjunkan alat berat saat membangun tanggul di Ambulu, belum lama ini. Kegiatan terhenti karena keterbatasan anggaran. FOTO: DENY HAMDANI/RADAR CIREBON
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Cirebon memastikan pekerjaan penanggulangan Sungai Kalibulu di Desa Ambulu, Kecamatan Losari, telah selesai dilaksanakan pada sisi barat sungai.

Sementara itu, pembangunan tanggul di sisi timur masih menunggu ketersediaan anggaran melalui APBD Perubahan Kabupaten Cirebon.

Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) DPUTR Kabupaten Cirebon, Bambang Afrianto, membantah anggapan bahwa progres pembangunan tanggul di sisi barat baru mencapai 25 persen.

Baca Juga:FH UGJ Gandeng INI Gelar Seminar NasionalDinkes Ingatkan Warga Cirebon Jaga Kesehatan

“Pelaksanaan penanggulangan sungai di Desa Ambulu bukan baru 25 persen, tetapi sudah selesai untuk sisi bagian barat. Memang ada keterbatasan anggaran sehingga kami memprioritaskan titik yang paling rawan menjadi akses masuknya air rob ke permukiman masyarakat,” ujar Bambang.

Menurutnya, keterbatasan anggaran menyebabkan penanganan pada sisi timur belum dapat dilakukan secara bersamaan.

Pemerintah daerah berencana melanjutkan pembangunan setelah anggaran tersedia dalam APBD Perubahan (APBDP).

“Untuk sisi timur tetap akan kami lakukan penanggulangan. Namun, pelaksanaannya menunggu ketersediaan anggaran dari APBD Perubahan,” katanya.

Selain pembangunan tanggul, Dinas PUTR juga mengusulkan normalisasi Sungai Kalibulu sebagai upaya jangka panjang untuk mengurangi risiko banjir dan rob di kawasan pesisir Desa Ambulu.

Usulan tersebut telah disampaikan kepada Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk Cisanggarung sesuai kewenangannya.

Dengan penanganan lanjutan dan program normalisasi sungai, pemerintah berharap persoalan banjir rob yang selama ini kerap menggenangi permukiman warga Desa Ambulu dapat diminimalkan.

Baca Juga:PDIP Menilai, Blusukan Jokowi Berkaitan dengan Upaya Memperkuat Gibran-Kaesang di Pemilu 2029Viral! Akun yang Mengaku Peserta Latsarmil Ungkap Pengalaman: Tidur Hanya 3 Jam, PBB 6 Jam, hingga Kekurangan

Sebelumnya, Kuwu Desa Ambulu, Sunaji menyatakan, masyarakat mempertanyakan kelanjutan pembangunan tanggul Sungai Kalibulu yang dinilai belum selesai.

Menurutnya, keberadaan tanggul sangat dibutuhkan untuk mengurangi dampak banjir rob yang hampir setiap tahun merendam permukiman warga.

Sunaji mengatakan, pemerintah pusat memang telah merencanakan pembangunan giant sea wall di sepanjang Pantai Utara Jawa, termasuk di Desa Ambulu.

Namun, proyek tersebut merupakan solusi jangka panjang sehingga masyarakat masih membutuhkan penanganan yang dapat segera dirasakan manfaatnya.

Ia menyebut, pada sisi timur Sungai Kalibulu masih terdapat sekitar 1,5 kilometer tanggul yang belum dibangun. Pemerintah Desa Ambulu sebelumnya telah membangun tanggul sepanjang sekitar 500 meter menggunakan anggaran desa.

0 Komentar