RADARCIREBON.ID – Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk Cisanggarung membangun tanggul di Daerah Aliran Sungai (DAS) Kedungpane, Grenjeng, dan Kalijaga sebagai upaya mengurangi risiko banjir di Kelurahan Drajat, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon.
Tanggul dengan tinggi sekitar 1,3 hingga 2 meter dan panjang sekitar 84 meter tersebut diharapkan mampu melindungi permukiman warga yang selama puluhan tahun kerap terdampak banjir saat musim hujan.
Salah seorang warga RW 09 RT 03 Jabang Bayi, Indra Lesmana, menyambut baik pembangunan tanggul tersebut. Menurutnya, proyek itu menjadi harapan baru bagi warga yang selama ini harus menghadapi banjir hampir setiap tahun.
Baca Juga:Didominasi Warga Korea Selatan dan China, Ratusan WNA Tinggal di Kota Cirebon Masyarakat Diminta Berikan Data Akurat, BPS Kota Cirebon Mulai Sensus Ekonomi 2026
“Berdasarkan informasi yang kami terima, pembangunan tanggul ini bertujuan mengatasi banjir. Sudah puluhan tahun kami mengalami banjir setiap musim hujan dan belum pernah ada solusi yang benar-benar nyata. Alhamdulillah, tahun ini pemerintah membangun tanggul untuk melindungi warga,” ujarnya.
Indra mengatakan, setiap kali debit air sungai meningkat, banjir merendam permukiman warga. Di beberapa titik, ketinggian air bahkan mencapai sekitar 1,5 meter hingga masuk ke dalam rumah.
“Kalau banjir datang, yang pertama kami selamatkan adalah barang-barang. Setelah itu baru mengungsi. Setiap tahun kami mengalami kerugian materi, tenaga, dan waktu karena aktivitas maupun pekerjaan terganggu,” katanya.
Ia berharap pembangunan tanggul dapat menjadi solusi jangka panjang sehingga banjir tidak lagi merendam kawasan permukiman.
“Harapan kami sederhana, semoga setelah proyek ini selesai tidak ada lagi banjir yang masuk ke rumah. Kami sudah lelah menghadapi banjir setiap tahun,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua RW 09 Jabang Bayi, Mansyur, mengatakan sedikitnya 150 kepala keluarga di RT 02, RT 03, RT 07, dan RT 10 terdampak banjir setiap musim penghujan.
Menurutnya, pembangunan tanggul yang telah berlangsung sekitar sepekan disambut antusias oleh masyarakat. Sebagai bentuk dukungan, warga secara sukarela menyediakan makanan ringan dan minuman bagi para pekerja di lokasi proyek.
Baca Juga:Disdik Apresiasi Kehadiran Brain Academy Ruang Guru Mitigasi untuk Antisipasi Dampak Musim Kemarau
“Alhamdulillah, warga sangat mendukung. Sebagai bentuk terima kasih kepada pemerintah melalui BBWS, masyarakat secara sukarela menyediakan konsumsi bagi para pekerja. Ini menjadi wujud kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam pembangunan,” ujarnya.
