FK UGJ Peringati Dies Natalis Ke-18, Perkuat Mutu Pendidikan dan Siap Go International

UGJ Cirebon
FOTO BERSAMA: Ketua YPSGJ, Rektor UGJ, jajaran pimpinan universitas, dosen, mahasiswa, dan tamu undangan berfoto bersama usai pembukaan Dies Natalis ke-18 FK UGJ. FOTO: UGJ FOR RADAR CIREBON
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Fakultas Kedokteran Universitas Swadaya Gunung Jati (FK UGJ) Cirebon memperingati Dies Natalis ke-18.

Momentum tersebut menjadi tonggak bagi FK UGJ untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat Tri Dharma Perguruan Tinggi, serta memperluas jejaring kerja sama internasional.

Perayaan dihadiri Ketua Yayasan Pendidikan Swadaya Gunung Jati (YPSGJ) Prof Dr Mukarto Siswoyo MSi, Rektor UGJ Prof Dr Achmad Faqih MM, Wakil Rektor III Dr Komarudin MPd, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon Hj Eni Suhaeni SKM MKM, jajaran pimpinan UGJ, dosen, mahasiswa, dan tamu undangan.

Baca Juga:Pangkas Birokrasi, Kemenag Segera Sulap Layanan lewat Aplikasi QR KDRPelayanan RS Permata Cirebon Dipastikan Tetap Normal

Dekan FK UGJ, Dr dr Catur Setiya Sulistiana MMed.Ed MMRS, menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh dari yayasan dan rektorat yang dinilai menjadi pendorong berbagai capaian fakultas selama ini.

Memasuki usia ke-18, FK UGJ menyiapkan sejumlah program strategis, mulai dari peningkatan mutu melalui in-house training bagi dosen dan tenaga kependidikan, pelatihan penulisan artikel pengabdian masyarakat, hingga penguatan budaya akademik dan kebersamaan melalui berbagai kegiatan olahraga.

Selain itu, FK UGJ juga bersiap memperluas jejaring internasional dengan menggelar konferensi internasional bekerja sama dengan mitra dari Turki. Bahkan, fakultas juga telah menerima tawaran penyelenggaraan kegiatan internasional yang didukung penuh oleh mitra luar negeri.

“Kami optimistis FK UGJ terus berkembang menjadi fakultas kedokteran yang unggul, berprestasi, dan mampu bersaing di tingkat internasional,” ujar Catur.

Sementara itu, Rektor UGJ Prof Dr Achmad Faqih mengapresiasi pencapaian FK UGJ yang pada tahun sebelumnya berhasil meraih akreditasi Unggul.

“Usia 18 tahun merupakan fase yang matang. Prestasi akreditasi Unggul menjadi modal besar untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta memperluas kolaborasi internasional,” katanya.

Menurutnya, UGJ akan terus mendorong peningkatan publikasi ilmiah dosen, penguatan program pengabdian masyarakat, serta pengembangan kerja sama internasional, termasuk melalui Program Erasmus+, agar kualitas lulusan dan pengalaman akademik dosen maupun mahasiswa semakin kompetitif di tingkat global.

Baca Juga:Tebar Sembako bagi Purnawirawan PolisiOlah Sampah Jadi Bahan Bakar Industri Semen

“Kami berharap Fakultas Kedokteran menjadi salah satu fakultas unggulan yang mampu menjaga dan meningkatkan prestasi UGJ, baik di tingkat nasional maupun internasional,” tegasnya.

0 Komentar