Camat Pekalipan Yoga Pramono SSTP menjelaskan bahwa program penelusuran ini sejatinya telah berjalan sejak tahun lalu. Penelusuran dilakukan karena sebagian dari hasil penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) diserahkan kembali ke pemerintah daerah dalam bentuk dana bagi hasil. “KTMDU ini adalah kendaraan yang tidak melakukan daftar ulang. Bapenda Jabar bekerja sama dengan Pemerintah Kota Cirebon untuk melakukan penelusuran terhadap kendaraan-kendaraan yang belum mendaftar ulang di wilayahnya masing-masing,” ujar Yoga, kemarin.
Dalam pelaksanaannya, kata Yoga, Bapenda Jabar melibatkan warga masyarakat secara sukarela untuk menjadi kader penelusur. Camat menegaskan bahwa tugas kader penelusur ini murni untuk pendataan dan bukan untuk melakukan penagihan pajak secara langsung. “Tugas kader ini bukan menagih. Penagihan tetap menjadi kewenangan Bapenda Jabar, misalnya melalui penindakan atau operasi patuh,” tegasnya.
Tugas kader penelusur, kata Yoga, hanya menelusuri, mencatat, dan melaporkan keberadaan serta status kendaraan tersebut ke Bapenda Jabar. Kader akan memastikan apakah kendaraan dengan nomor polisi tertentu masih berada di alamat pemilik, sudah berpindah tangan, dalam kondisi rusak, atau keadaan lainnya.
Baca Juga:Meracik Warisan Leluhur di Jalur Rempah Cirebon, Budaya Tetap Hidup, Ekonomi pun Ikut Tumbuh BUMD Butuh Terapi Khusus, Sekda Iing Akui Ada yang Kurang Sehat
Berdasarkan data potensi terbaru, terdapat sekitar 17.000 unit kendaraan roda dua dan roda empat di Kecamatan Pekalipan yang masuk dalam daftar penelusuran. Untuk mengcover wilayah tersebut, Kecamatan Pekalipan menerjunkan dua orang kader penelusur.
Meskipun jumlah kader terbatas, cakupan wilayah Pekalipan yang tergolong kecil membuat proses penelusuran berjalan efektif. Bahkan pada tahun lalu, persentase capaian penelusuran KTMDU di Kecamatan Pekalipan menjadi yang tertinggi.
“Karena wilayah kami relatif kecil, sekali jalan petugas bisa menjangkau beberapa RW sekaligus. Tahun kemarin persentase capaian kami tertinggi. Untuk tahun ini proses penelusuran masih terus berjalan,” pungkasnya. (cep/abd)
