RADARCIREBON.ID – Tahun ini, ada dua event besar di Kabupaten Cirebon. Tak hanya berskala regional, salah satunya bahkan telah masuk kalender event nasional Kementerian Pariwisata.
Momentum ini pun diharapkan mampu mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata dan perhotelan.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Cirebon, Fajar Sutrisno SSi mengatakan, penyelenggaraan dua event tersebut sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah untuk menghadirkan lebih banyak wisatawan ke Kabupaten Cirebon.
Baca Juga:DPRD Ultimatum PT Indowooyang, Dua Pekan Harus Bereskan Administrasi KetenagakerjaanRibuan Paket Sembako Ludes Diserbu Warga, Harga Lebih Terjangkau, DPC PDIP Gelar Gerakan Pangan Murah
“Dengan event yang berkualitas, kita ingin wisatawan datang ke Kabupaten Cirebon,” ujar Fajar, didampingi Kabid Promosi dan Ekonomi Kreatif Pariwisata, Achmad Bayu Suradilaga, kepada Radar Cirebon.
Menurutnya, akan banyak dampak positif dari penyelenggaraan dua event tersebut, selain sektor pariwisata, sektor perhotelan, kuliner, hingga pelaku ekonomi kreatif akan merasakannya.
Event yang pertama, kata Fajar, Pagelaran Tari Kreasi Nusantara yang akan digelar pada 20-21 Agustus 2026.
Kegiatan ini merupakan kolaborasi Real Art Production dengan Pemerintah Kabupaten Cirebon.
“Lokasi pelaksanaan masih digodok, salah satunya Stadion Watubelah. Yang pasti, event ini akan melibatkan sanggar-sanggar tari dari berbagai daerah,” terangnya.
Tak tanggung-tanggung, panitia menargetkan sebanyak 300 grup sanggar tari ikut ambil bagian dalam pagelaran tersebut.
“Event ini menjadi ajang seleksi tingkat Jawa Barat yang tahun ini puncak final nasionalnya akan digelar di Klaten, Jawa Tengah,” ungkapnya.
Baca Juga:5 Kecamatan Mulai Krisis Air Bersih, Ini Langkah Antisipasi dari BPBD CirebonPermainan Bakiak Kalahkan Handphone, Hari Anak Nasional di SDN Jabang Bayi Penuh Tawa
Fajar berharap, Kabupaten Cirebon dapat menjadi tuan rumah pelaksanaan final pada tahun depan. “Jika terpilih, akan memperkuat posisi Kabupaten Cirebon sebagai salah satu destinasi wisata budaya di Jawa Barat,” paparnya.
Selain pagelaran tari, lanjut Fajar, Kabupaten Cirebon juga akan menghelat event nasional Cai Diraga yang dijadwalkan berlangsung pada 5-7 Oktober 2026.
Menurutnya, event ini telah masuk dalam kalender event Kementerian Pariwisata dan menjadi bagian dari agenda Karisma Nusantara.
“Cai Diraga mengusung konsep larung doa lintas iman yang melibatkan berbagai komunitas kebudaya,” paparnya.
Selama pelaksanaannya, lanjut Fajar, akan menampilkan beragam pertunjukan seni dan budaya dari berbagai daerah di Indonesia.
