Viral Disebut Jauh dari Permukiman, Kades Cikaracak Luruskan Lokasi KDMP di Kaki Gunung Ciremai 

Kopdes di kaki gunung Ciremai
Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Cikaracak, Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka berada di kaki Gunung Ciremai.
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Lokasi Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Cikaracak, Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka, menjadi perbincangan di media sosial setelah sebuah video menyebut bangunan koperasi tersebut berada jauh dari permukiman warga di kawasan kaki Gunung Ciremai.

Menanggapi informasi yang beredar, Kepala Desa Cikaracak, Aon, meluruskan bahwa narasi dalam video tersebut tidak menggambarkan kondisi sebenarnya.

Berdasarkan penelusuran di lokasi, Rabu (5/8/2026), bangunan KDMP memang dikelilingi pepohonan dan lahan pertanian. Namun, koperasi itu berdiri di tepi jalan kabupaten yang menjadi jalur penghubung Kecamatan Argapura dan Kecamatan Sindang.

Baca Juga:Pertamina EP Hadirkan Pasar Murah di Indramayu, Sediakan 1.000 Paket Sembako BersubsidiPasokan Air Tersumbat, Damkar Indramayu Bantu Petani Lobener Lor

Jalan tersebut merupakan akses utama masyarakat menuju pusat kecamatan, pasar, hingga sejumlah objek wisata di kawasan Gunung Ciremai. Dari Kantor Desa Cikaracak, lokasi koperasi hanya berjarak sekitar 900 meter atau dapat ditempuh kurang dari empat menit menggunakan sepeda motor.

Aon mengatakan, video yang viral hanya menampilkan sebagian kondisi lokasi sehingga memunculkan persepsi keliru di masyarakat.

“Video yang viral itu tidak menampilkan kondisi secara utuh. KDMP Cikaracak berada di pinggir jalan kabupaten yang menghubungkan Kecamatan Argapura dan Sindang. Ini merupakan jalur utama aktivitas warga,” ujarnya.

Menurut Aon, kesan lokasi berada di tengah hutan muncul karena wilayah Desa Cikaracak memang didominasi hutan bambu dan lahan pertanian yang menjadi karakteristik kawasan perbukitan.

“Memang desa kami didominasi hutan bambu. Namun jika disebut berada tepat di kaki Gunung Ciremai, itu tidak tepat karena posisi gunung masih cukup jauh dari lokasi koperasi,” katanya.

Ia menegaskan, akses menuju KDMP sangat mudah dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat tanpa harus melewati jalan setapak atau area perkebunan.

Lebih lanjut, Aon menjelaskan, keberadaan KDMP diproyeksikan menjadi pusat layanan bagi petani. Mayoritas warga Desa Cikaracak bekerja di sektor pertanian, terutama sebagai petani sayuran.

Baca Juga:Gerak Cepat Reskrim Polsek Ligung Kembalikan Motor Warga yang Hilang Selama Dua BulanTradisi Nyiramkeun Pusaka Talaga Manggung Resmi Jadi WBTB Indonesia

“Nantinya KDMP menyediakan sarana produksi pertanian seperti pupuk, pestisida, dan kebutuhan lainnya. Selain itu, hasil panen petani juga direncanakan dapat ditampung melalui koperasi,” jelasnya.

Selama ini, kata Aon, petani harus menempuh perjalanan lebih dari 15 kilometer menuju Pasar Maja atau Pasar Rajagaluh untuk membeli sarana produksi pertanian.

0 Komentar